
Kebijakan hawkish Bank Sentral Australia (RBA) terus menjadi pendorong utama bagi AUD. Otoritas menegaskan komitmen untuk menahan inflasi dengan tindakan jika diperlukan, sambil menyeimbangkan fokus pada stabilitas harga dan lapangan kerja penuh. Implikasi kebijakan tersebut membuat AUD tetap menarik di tengah dinamika kebijakan global yang beragam.
Pergerakan pasangan AUD/USD berada di sekitar 0.7070 pada saat penulisan, setelah sempat menyentuh level terendah sekitar 0.7024. Lonjakan harga tercatat meskipun lingkungan ekonomi global tidak sepenuhnya ramah bagi mata uang berisiko. Pasar terus menilai bagaimana narasi inflasi dan langkah kebijakan akan membentuk arah jangka pendek pasangan ini.
Gubernur RBA, Michele Bullock, menekankan fokus bank sentral pada pengendalian inflasi dan pemulihan pekerjaan secara berkelanjutan. Para pejabat menegaskan kesiapan untuk bertindak sesuai mandat jika diperlukan. Hal ini memberi sinyal bahwa kebijakan tetap toleran terhadap risiko kenaikan inflasi, yang mendukung mata uang AUD dalam jangka pendek.
Data pekerjaan AS untuk Mei menunjukkan tambahan 172 ribu Nonfarm Payrolls (NFP), melampaui ekspektasi sekitar 85 ribu. Revisi atas pembacaan bulan sebelumnya juga lebih tinggi, menambah ketidakpastian terhadap jalur kebijakan kedepannya. Kondisi ini menambah fokus pasar pada bagaimana Fed akan menyesuaikan kebijakan moneter di masa mendatang.
Hasil NFP yang kuat meningkatkan kemungkinan kebijakan yang lebih ketat dari Federal Reserve ke depan. Menurut CME FedWatch, peluang kenaikan 25 basis poin pada pertemuan September naik menjadi sekitar 38%, naik dari sekitar 22% minggu sebelumnya. Perubahan ini menambah tekanan pada dolar AS meskipun beberapa faktor teknikal membantu AUD untuk tetap kuat dalam beberapa sesi terakhir.
Indeks dolar AS (DXY) turun mendekati area 99.90 setelah sempat mencapai puncak dua bulan di sekitar 100.20. Penurunan ini memberi ruang bagi aset berisiko seperti AUD untuk mencoba reli lebih lanjut. Kondisi pasar yang lebih luas tetap dinamis karena pasar menilai implikasi data NFP terhadap jalur kebijakan moneter AS.
Rising willigness pasar untuk mengambil risiko terlihat didorong oleh berkurangnya tensi geopolitik dan menurunnya permintaan terhadap aset safe-haven. Penurunan permintaan terhadap dolar AS juga memberikan ruang bagi mata uang berisiko seperti AUD untuk memperkuat posisi. Kombinasi faktor fundamental ini menciptakan konteks yang mendukung penguatan AUD dalam beberapa hari mendatang.
Dengan fokus pasar beralih ke data pertumbuhan dan kebijakan moneter, AUDUSD berpotensi melanjutkan rebound selama level 0.7070 mampu dipertahankan. Secara teknikal, adanya peluang breakout di atas 0.7120 bisa mendorong momentum lebih lanjut. Di sisi lain, jika sentimen pasar berubah dan DXY kembali menguat, AUD bisa menghadapi tekanan di level support sekitar 0.7040.
Saran trading untuk hari ini adalah posisi beli dengan open sekitar 0.7070. Target keuntungan ditetapkan sekitar 0.7120, sementara stop loss di 0.7040, memberikan rasio risiko-imbalan lebih dari 1:1.5 jika skenario bullish terkonfirmasi. Penting untuk memantau pergerakan harga dan bagaimana data ekonomi berikutnya mempengaruhi jalur kebijakan Fed serta respons pasar terhadap pernyataan RBA.