
Menurut analisis Rabobank yang diulas oleh Cetro Trading Insight, Bank of Canada diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kebijakan overnight pada 2.25% pada pertemuan 10 Juni dan cenderung tetap hingga akhir tahun. Konsensus di antara 25 analis yang disurvei Bloomberg menunjukkan tidak ada dorongan kebijakan besar dalam periode mendatang. Laporan ini menyoroti bahwa kurva OIS Kanada menunjukkan ekspektasi tidak ada perubahan kebijakan dalam pasar saat ini.
Analisis tersebut menilai peluang satu kali kenaikan suku bunga sepanjang tahun ini, meski pasar tampak berhati-hati karena faktor eksternal. Harga minyak yang lebih tinggi dan dinamika kebijakan perdagangan AS menjadi hambatan utama bagi pembuat kebijakan untuk mengarahkan suku bunga ke arah tertentu. Rabobank menekankan bahwa sinyal pasar dan OIS mencerminkan kehati-hatian lebih lanjut.
Rabobank menegaskan tidak ada faktor domestik tunggal yang memerlukan tindakan agresif. Di tengah tekanan inflasi yang dipicu faktor luar, Bank Kanada diharapkan fokus pada dampak berjenjang daripada perubahan besar suku bunga. Laporan ini mencatat bahwa kebijakan moneter tidak bisa mengendalikan harga energi secara langsung, namun bisa mengelola efek samping yang muncul pada perekonomian, sebagaimana dijelaskan oleh Cetro Trading Insight.
Perang di Iran menambah ketidakpastian inflasi di Kanada. Meskipun Bank Kanada tidak memiliki alat untuk menekan harga energi melalui kebijakan moneter, pejabat berupaya membatasi dampak berantai terhadap permintaan domestik dan harga barang. Kondisi geopolitik ini memperkuat alasan kehati-hatian dalam keputusan kebijakan.
Dinamika perdagangan dengan Amerika Serikat juga menjadi faktor eksternal penting. Ketidakpastian perdagangan menambah risiko bagi prospek pertumbuhan Kanada dan membuat BoC cenderung menunda perubahan kebijakan. Rabobank menekankan bahwa stabilitas jangka pendek bisa lebih diprioritaskan daripada upaya pemulihan jangka panjang.
Menghadapi ketidakpastian tersebut, OIS tetap menjadi referensi utama untuk ekspektasi pasar sementara BoC menjaga garis kebijakan. Analisis ini menyarankan tidak ada sinyal trading yang kuat untuk instrumen terkait saat ini, dengan pendekatan manajemen risiko yang mengarah pada reward-to-risk sekitar 1:1.5.