
Nilai DXY merosot mendekati level 99.90 setelah muncul kembali optimisme bahwa negosiasi AS-Iran berada di tahap akhir. Presiden Trump menyatakan bahwa negosiasi sedang di 'final throes' dan pernyataan resmi bisa muncul dalam dua hingga tiga hari. Pasar menunggu rilis data CPI AS untuk Mei untuk mengukur tekanan inflasi dan arah kebijakan selanjutnya.
Progres negosiasi yang lebih lanjut didorong oleh tanda-tanda positif seputar jalur pelayaran Selat Hormuz, yang menjadi jalur penting bagi sekitar seperlima pasokan energi dunia. Ketidakpastian terkait Hormuz sebelumnya mendorong harga energi lebih tinggi dan mendukung pelebaran premi inflasi AS, yang pada gilirannya mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga Fed.
Di sisi domestik, fokus investor beralih ke CPI Mei yang akan dirilis pada hari Rabu. Secara umum, pasar memperkirakan CPI headline YoY sekitar 4,2% dari 3,8% bulan sebelumnya, yang jika nyata bisa memperkuat tantangan bagi kebijakan moneter yang lebih luas. Volatilitas di dolar kemungkinan meningkat menjelang rilis data tersebut.
Dolar AS saat ini diperdagangkan mendekati 99.90 dengan bias jangka pendek yang cenderung bullish karena harga berada di atas moving average eksponensial 20 hari sekitar 99.30. Level support utama terlihat di sekitar trend-line 98.34 yang membatasi kemunduran lebih lanjut. RSI 14 berada di wilayah rendah 60-an, memberikan gambaran momentum positif tanpa sinyal overbought.
Pada sisi atas, pergerakan di atas 100.20 secara teknikal bisa membuka peluang menuju 100.64 sebagai target terdekat, apabila momentum tetap kuat dan dipadukan dengan data inflasi yang mendukung kebijakan hawkish. Namun, penutupan harian di bawah 98.34 berpeluang melemahkan struktur bullish dan membuka jalur koreksi lebih dalam.
Bagi trader, pergerakan berikutnya akan sangat dipengaruhi bagaimana rilis CPI memicu reaksi di pasar. Secara umum, pendekatan trading yang patut dipertimbangkan adalah memantau respons harga terhadap level-level kunci sambil menjaga risk-reward yang adekuat.
| Level kunci | Deskripsi |
|---|---|
| Spot | 99.90 |
| 20-day EMA | 99.30 |
| Support utama | 98.34 |
| Resistensi | 100.20 / 100.64 |
Berdasarkan analisis di atas, bias teknikal menunjukkan peluang pembelian pada indeks dolar jika harga berhasil mempertahankan di atas EMA 20 hari dan menembus resistance 100.20. Kondisi fundamental yang membatasi risiko kebijakan moneter juga dapat menambah peluang kenaikan lebih lanjut. Namun, trader perlu waspada terhadap potensi volatilitas menjelang rilis CPI.
Rencana trading yang diusulkan adalah membuka posisi beli dengan open sekitar 99.90, stop loss sekitar 98.50, dan take profit sekitar 102.00. Rasio risiko-imbalan mencapai sekitar 1:1.5 jika target tercapai tanpa pelanggaran level stop. Disiplin manajemen risiko tetap menjadi kunci di pasar yang sensitif terhadap berita.
Selalu pertimbangkan dinamika geopolitik dan ketidakpastian data ekonomi, karena faktor-faktor tersebut bisa mengubah arah pergerakan dolar secara singkat. Hindari ekspektasi berlebihan dan sesuaikan ukuran posisi dengan toleransi risiko portofolio Anda.