Emas Pertahankan Momentum Bullish di Tengah Kenaikan Yield Riil AS

Emas Pertahankan Momentum Bullish di Tengah Kenaikan Yield Riil AS

Signal XAU/USDBUY
Open4610
TP4697
SL4550
trading sekarang

Harga logam mulia XAUUSD terus menunjukkan performa positif dengan mencatatkan penguatan selama dua hari berturut-turut pada sesi perdagangan hari Jumat. Saat ini, pergerakan harga emas berada di kisaran level $4.610 per troy ons selama jam perdagangan sesi Eropa. Tren kenaikan ini mengindikasikan dominasi pembeli yang masih sangat kuat di pasar komoditas global.

Secara teknikal, pergerakan harga emas masih tertahan di dalam pola saluran naik (ascending channel) yang menunjukkan bias bullish jangka pendek hingga menengah tetap konsisten. Posisi spot XAUUSD saat ini bertahan dengan nyaman di atas garis Exponential Moving Average (EMA) 9-periode dan 50-periode. Aliansi indikator rata-rata bergerak ini menegaskan bahwa momentum kenaikan masih memegang kendali arah pergerakan pasar saat ini.

Indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari saat ini berada di sekitar level 67, menunjukkan wilayah yang mendukung penguatan namun belum memasuki zona jenuh beli (overbought) yang ekstrem. Hal ini memberikan ruang bagi harga untuk melanjutkan reli sebelum menghadapi potensi koreksi teknikal. Para pelaku pasar yang memantau aplikasi web Cetro dapat melihat bahwa indikator osilator ini memvalidasi kelanjutan tren naik dalam waktu dekat.

Bila momentum bullish berlanjut, target resistansi utama berikutnya bagi emas berada pada level tertinggi tiga bulan terakhir di area $4.697,07 yang sempat disentuh pada akhir Agustus lalu. Penembusan yang solid di atas level psikologis ini akan membuka jalan bagi XAUUSD untuk menguji batas atas dari saluran naik di sekitar $4.850,00. Target ini menjadi fokus utama para pembeli dalam beberapa hari perdagangan mendatang.

Sebaliknya, jika terjadi koreksi ke bawah, area support terdekat yang akan menahan penurunan harga berada pada EMA 9-hari di level $4.557,72. Jika area tersebut ditembus, batas bawah dari ascending channel di sekitar level $4.500,00 akan menjadi benteng pertahanan berikutnya. Penembusan di bawah zona pertemuan support ini berpotensi merusak bias bullish saat ini secara signifikan.

Kegagalan mempertahankan area support tersebut akan menekan harga emas lebih lanjut untuk menguji EMA 50-hari pada level $4.336,84. Dalam skenario terburuk, penurunan dapat berlanjut hingga level terendah tiga minggu terakhir di $4.311,04. Para analis di Cetro Trading Insight menyarankan trader untuk mengantisipasi volatilitas ini dengan manajemen risiko yang ketat.

Di sisi lain, pergerakan harga emas juga dipengaruhi oleh dinamika pasar obligasi dan komoditas energi. Laporan terbaru menunjukkan adanya peningkatan pada yield riil AS 10-tahun yang kini berada di level 2,34%, naik tipis sebesar 2 basis poin. Kenaikan yield riil ini secara historis sering menjadi penekan bagi harga aset yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti emas.

Selain itu, harga minyak mentah WTI mengalami kenaikan yang cukup signifikan sebesar 1,94% ke level $83,13 per barel. Kenaikan harga energi ini berkontribusi pada ekspektasi inflasi global yang tecermin dari kenaikan breakeven yield di AS dan Jerman. Penguatan harga komoditas lain ini memberikan latar belakang fundamental yang dinamis bagi pergerakan aset safe haven.

Meskipun ada tekanan dari yield riil yang lebih kuat dan penguatan dolar AS terhadap Euro, sentimen pasar di Asia tetap konstruktif dengan penguatan indeks Nikkei dan Hang Seng. Indeks volatilitas VIX juga mengalami penurunan, menunjukkan kepanikan pasar yang mereda. Kondisi makroekonomi yang relatif stabil ini membuat pergerakan teknikal emas menjadi faktor penentu utama untuk arah pergerakan selanjutnya.

banner footer