
Perak XAG/USD menguat lebih dari 2% pada perdagangan hari ini, berada di sekitar $59.45. Lonjakan harga mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap logam mulia sebagai aset lindung nilai di tengah volatilitas pasar. Kondisi pasar juga didorong oleh penurunan harga minyak global yang membantu menahan tekanan inflasi.
Kemungkinan deeskalasi antara Amerika Serikat dan Iran mendorong ekspektasi kebijakan moneter yang lebih akomodatif dari bank-bank sentral besar. Pasar menilai bahwa langkah-langkah pelonggaran moneternya akan mengurangi beban biaya pembiayaan dan mendukung logam non-yielding seperti perak. Sinyal-sinyal ini membuat pelaku pasar menambah posisi terhadap aset safe-haven sambil menilai risiko geopolitik.
Penurunan imbal hasil obligasi AS dan pelemahan dolar AS memberi dukungan tambahan bagi perak. Analis memperkirakan bahwa permintaan defensif akan tetap solid jika ketidakpastian inflasi berlanjut. Investor kini menunggu penjelasan kebijakan The Fed dan komentar Ketua Powell untuk memahami arah kebijakan di beberapa kuartal ke depan.
Investors menanti keputusan kebijakan moneter Federal Reserve yang dijadwalkan pada Rabu mendatang. Banyak ekonom memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini, meskipun pernyataan rilis dapat memberikan petunjuk mengenai jalur kebijakan di masa depan. Pasar juga menilai bagaimana proyeksi inflasi dan pertumbuhan ekonomi akan mempengaruhi sentimen terhadap logam mulia.
Pernyataan kebijakan dan komentar Ketua Powell menjadi kunci untuk memahami arah suku bunga selanjutnya. Investor menyimak perubahan proyeksi inflasi, proyeksi ekonomi, dan risiko geopolitik yang mungkin memicu perubahan kebijakan. Dampaknya terhadap XAG/USD akan terlihat dari arah dolar, imbal hasil, serta likuiditas pasar.
Mengingat dinamika harga minyak yang mungkin rebound jika ketegangan geopolitik kembali meningkat, risiko bagi posisi logam mulia tetap ada. Trader disarankan menjaga manajemen risiko dan memperhatikan berita rilis data ekonomi global. Cetro Trading Insight menilai bahwa bias jangka pendek untuk XAGUSD tetap bullish asalkan harga berhasil mempertahankan level kunci dan rilis Fed tidak mengejutkan pasar.