RMB Globalisation Index Standard Chartered Tampilkan Peningkatan Penggunaan Global RMB Februari–April 2026

RMB Globalisation Index Standard Chartered Tampilkan Peningkatan Penggunaan Global RMB Februari–April 2026

trading sekarang

Menurut Tommy Wu dari Standard Chartered, Indeks Renminbi Globalisation (RGI) yang diperbarui menunjukkan peningkatan penggunaan RMB secara global pada Februari–April 2026 dibandingkan periode akhir 2025. Indeks tersebut direbaselkan ke Januari 2015 (100) dan naik menjadi 224,8 di bulan April, menandakan penggunaan RMB telah lebih dari dua kali lipat dalam sekitar satu dekade. Perubahan metodologi ini mencerminkan upaya untuk menangkap dinamika penggunaan RMB di lebih banyak saluran pembayaran lintas batas.

Model RGI yang direvitalisasi menggunakan dasar 100 untuk Januari 2015 dan memperluas ukuran pembayaran lintas batas, disertai perubahan bobot komponen indeks. Penyesuaian ini bertujuan lebih akurat menggambarkan pergeseran struktur penggunaan RMB secara global. Data terbaru menunjukkan momentum yang lebih luas dibanding kerangka sebelumnya.

Kenaikan RGI sebagian mencerminkan peningkatan penggunaan RMB untuk penyelesaian transaksi global akibat konflik di Timur Tengah, serta inisiatif China daratan dan Hong Kong untuk mempromosikan internasionalisasi RMB. Selain itu, peningkatan penerbitan obligasi Dim Sum dan perluasan basis penerbit domestik maupun luar negeri turut memperkuat momentum pasar RMB offshore.

Dukungan kebijakan tetap menjadi pendorong utama internasionalisasi RMB, dengan rangkaian inisiatif yang memajukan penggunaan mata uang ini dalam pembayaran lintas batas. Geopolitik yang berubah juga meningkatkan kebutuhan akan alternatif penyelesaian yang lebih luas berbasis RMB. Peran Hong Kong sebagai hub keuangan regional sangat krusial untuk mempercepat adopsi RMB oleh pelaku pasar global.

Dim Sum bond issuance meningkat, memperkuat likuiditas pasar RMB offshore. Diversifikasi basis penerbit, baik domestik maupun internasional, memperluas akses investor terhadap aset RMB. Langkah-langkah ini menjaga momentum peningkatan penggunaan RMB untuk pembayaran dan investasi lintas negara.

Mengenai arah jangka menengah, 15th Five-Year Plan China diperkirakan akan memastikan pengembangan RMB melalui perluasan pilihan aset investasi dan promosi penggunaan RMB secara global, meskipun ada upaya membatasi arus keluar modal. Kebijakan tersebut diharapkan meningkatkan ukuran pasar obligasi RMB dan menjaga stabilitas arus dana internasional. Secara umum, arah kebijakan mendukung keterbukaan pasar dan akses yang lebih luas ke peluang investasi berbasis RMB.

Perkembangan ini berpotensi meningkatkan likuiditas RMB secara global dan memperkaya ekosistem pembayaran lintas batas, termasuk transaksi RMB offshore. Investor institusional maupun ritel mungkin mempertimbangkan aset berbasis RMB sebagai bagian dari diversifikasi portofolio. Pasar offshore RMB juga dapat menunjukkan momentum lebih lanjut seiring peningkatan penerbitan dan ekspansi basis aset.

Prospek ke depan cenderung didorong oleh reformasi kebijakan dan ekspansi aset RMB untuk investasi, dengan dukungan dari pemerintah pusat dan otoritas Hong Kong. Kunci kebijakan adalah menjaga keseimbangan antara promosi penggunaan RMB dan kontrol arus keluar modal. Pelaku pasar memantau bagaimana kebijakan FYP 15 akan membentuk aliran modal dan penggunaan mata uang ini ke depannya.

Di sisi risiko, dinamika geopolitik, volatilitas pasar, dan perubahan kebijakan bisa mempengaruhi kecepatan dan ukuran adopsi RMB. Tinjauan kebijakan yang konsisten diperlukan untuk mengelola potensi pembatasan arus modal jangka pendek. Secara jangka panjang, tren globalisasi RMB tetap kuat, meski laju implementasinya bisa berfluktuasi sesuai situasi geopolitik dan kondisi ekonomi global.

banner footer