EURUSD menguat menuju sekitar 1.1570 setelah Lagarde menegaskan kemungkinan pengetatan kebijakan jika inflasi tetap tinggi. Dolar AS terlihat melemah terbatas, dan pasar menilai bahwa kebijakan ECB bisa lebih tegas jika tekanan inflasi bertahan. Proyeksi ini menambah ekspektasi bahwa pengetatan kebijakan lebih lanjut dapat muncul di masa mendatang.
Indeks DXY berusaha bertahan di atas level 99.70 meski pergerakan masih terbatas. Sentimen terhadap euro meningkat karena peluang kenaikan suku bunga ECB, sementara dinamika geopolitik global menambah volatilitas pada pasangan utama. Secara umum, EURUSD berada dalam reli kecil dengan momentum relatif moderat.
Dari sisi teknikal, EURUSD membentuk pola Rising Channel yang memberi bias positif. Namun, harga masih di bawah EMA 200-periode sekitar 1.1642, membatasi langkah ke atas. Penembusan di atas level tersebut membuka peluang menuju area 1.1700 atau lebih lanjut.
Analisa teknikal menunjukkan struktur channel naik yang sedang menguji bagian atas kisaran harga. RSI 14 hari berada di sekitar 50, menandakan momentum seimbang namun dengan kecenderungan ke arah upside.
Support terdekat berada di sekitar 1.1550, sedangkan resistance utama berada di 1.1642 sebagai penghalang teknikal kunci. Jika harga menembus 1.1642, fokus pergerakan berikutnya menuju area 1.1700.
Dalam skenario bullish, retak di atas 1.1642 memberi peluang bagi EURUSD untuk melanjutkan kenaikan ke target sekitar 1.1700. Namun jika tekanan turun muncul, pergerakan bisa membatasi diri dan volatilitas bisa meningkat menjelang data ekonomi berikutnya.
Faktor geopolitik tetap menambah risiko pada pasar; berita dari Timur Tengah memperlihatkan dinamika yang dapat mengubah aliran likuiditas. Iran menyatakan akan melanjutkan aksi hingga syaratnya terpenuhi, menambah ketidakpastian di pasar global.
Permintaan gencatan perdamaian masih terhalang oleh syarat Tehran, termasuk jaminan tidak ada serangan dan kelanjutan program rudal. Kondisi ini meningkatkan ketidakpastian, meski investor tetap memantau bagaimana hal ini memengaruhi arus modal di pasar valuta asing.
Sekaligus, sentimen pasar berada di posisi campuran: faktor fundamental memberi gambaran kenaikan pada sisi teknikal EURUSD, namun risiko geopolitik menjaga volatilitas dan arah dalam jangka pendek.