Sinyal

SELL

Open

0.710

Take Profit

0.704

Stop Loss

0.713

AUDUSD adalah pasangan mata uang yang menggabungkan dolar Australia dan dolar Amerika Serikat. Pasangan ini termasuk likuiditas tinggi di pasar valas utama. Aktivitas perdagangan AUDUSD dipacu oleh hubungan perdagangan antara Australia dan Amerika serta komoditas yang menjadi andalan negara tersebut.

Profil perdagangan AUDUSD menunjukkan spread yang relatif rendah pada jam perdagangan utama. Likuiditas tinggi membuat volatilitas singkat bisa terjadi tanpa fluktuasi besar. Investor institusional sering memanfaatkan tren jangka pendek untuk hedging serta strategi arbitraj antar pasar.

AUD adalah proxy terhadap permintaan komoditas global dan risiko likuiditas regional. Pergerakan AUDUSD juga dipengaruhi data ekonomi Australia serta rilis data AS. analisa AUDUSD hari ini menunjukkan bahwa korelasi komoditas mendorong pergerakan pasangan ini sesuai siklus ekonomi global.

Sentimen pasar AUDUSD dipengaruhi oleh dinamika risiko global. Ketika investor beralih ke aset berisiko, AUD cenderung menguat karena eksposurnya terhadap komoditas. Sebaliknya, suasana risk-off mendorong dolar AS menguat dan menekan AUDUSD turun.

Analisa teknikal hari ini menunjukkan pergerakan harga AUDUSD menembus level resistance dan support yang relevan. Trader memperhatikan moving average 50 dan 200 hari untuk konteks tren jangka menengah. Formasi price action, seperti doji atau pin bar, bisa menjadi sinyal perubahan arah jika konfirmasi pola muncul.

Faktor eksternal seperti kebijakan bank sentral, khususnya keputusan Fed dan kebijakan moneter RBA, memengaruhi arah AUDUSD. Perubahan yield spread antara obligasi AS dan Australia turut menjadi penentu aliran modal. Sentimen perdagangan global dan data ekonomi baru juga membentuk ekspektasi arah pasangan ini.

Faktor fundamental utama meliputi data ekonomi Australia seperti employment, GDP dan CPI yang memengaruhi AUD. Pada sisi AS, angka NFP, inflasi, dan keputusan kebijakan Fed memiliki dampak besar pada arah pasangan AUDUSD. Komparasi kedua negara itu membentuk ekspektasi investor terhadap pergerakan jangka menengah.

Politik moneter kedua negara berperan kunci. Perubahan suku bunga bank sentral, pernyataan pejabat, dan proyeksi monetari memicu pergeseran likuiditas. AUDUSD merespons lebih besar ketika ada perbedaan sikap kebijakan antara RBA dan Federal Reserve. Pelaku pasar menilai proyeksi path suku bunga untuk menakar momentum pasar.

Kondisi komoditas dan dinamika ekonomi global menjadi pendorong utama. Harga tembaga dan logam industri sering menguatkan AUDUSD ketika komoditas dunia naik. Risiko geopolitik, kebijakan perdagangan dan fluktuasi nilai dolar AS turut menentukan likuiditas jangka pendek.

AUD/USD Konsolidasi Menahan Dorongan ke Sisi Rendah Menjelang CPI AS: Analisis Teknis dan Rencana Perdagangan
  • 13 Feb 2026

AUD/USD Konsolidasi Menahan Dorongan ke Sisi Rendah Menjelang CPI AS: Analisis Teknis dan Rencana Perdagangan

AUD/USD sedang berada dalam fase konsolidasi pada Jumat, setelah reli yang tajam sebelumnya dari level tertinggi tiga tahun. Pasar tampak berhati-hati menunggu rilis angka inflasi…

Read More
AUDUSD Rebound Dipicu Prospek RBA dan CPI AS: Analisis Pasar Forex oleh Cetro Trading Insight
  • 13 Feb 2026

AUDUSD Rebound Dipicu Prospek RBA dan CPI AS: Analisis Pasar Forex oleh Cetro Trading Insight

AUDUSD mengalami penguatan pada hari Jumat seiring sentimen hati-hati terkait prospek kebijakan Reserve Bank of Australia. Pasar memperhatikan sinyal dari pejabat bank sentral bahw…

Read More
AUDUSD Menguat Didukung RBA Hawkish dengan Potensi Breakout Menuju 0.7250
  • 13 Feb 2026

AUDUSD Menguat Didukung RBA Hawkish dengan Potensi Breakout Menuju 0.7250

RBA tetap mempertahankan ton kebijakan yang hawkish, menegaskan kesiapan untuk menaikkan suku bunga jika inflasi tidak melambat. Gubernur Michele Bullock menekankan bahwa inflasi d…

Read More
RBA Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lanjutan Jika Inflasi Tetap Tangguh
  • 13 Feb 2026

RBA Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lanjutan Jika Inflasi Tetap Tangguh

Menurut analisis makro yang dikutip, Gubernur RBA Michele Bullock menandai bahwa kenaikan suku bunga lanjutan masih mungkin jika inflasi Australia tetap terdukung. Hal ini sejalan…

Read More
AUD Menguat karena Komentar Hawkish RBA; OCBC Revisi Proyeksi AUDUSD ke 0.73 (End-2026)
  • 12 Feb 2026

AUD Menguat karena Komentar Hawkish RBA; OCBC Revisi Proyeksi AUDUSD ke 0.73 (End-2026)

OCBC FX strategists Sim Moh Siong dan Christopher Wong menyoroti bahwa komentar hawkish dari Deputy Governor RBA Hauser telah memberi dukungan bagi AUD. Hauser menegaskan inflasi m…

Read More
NFP AS Positif Stabilkan Pasar Tenaga Kerja; USD Diprediksi Stabil, Peluang pada AUDUSD
  • 12 Feb 2026

NFP AS Positif Stabilkan Pasar Tenaga Kerja; USD Diprediksi Stabil, Peluang pada AUDUSD

Data NFP Januari menunjukkan lonjakan 130 ribu pekerjaan, jauh di atas konsensus 65 ribu. Angka ini menegaskan pemulihan tenaga kerja yang luas dan mendukung pandangan bahwa pasar…

Read More
AUD/USD Bertahan di Sekitar 0.7140 Didukung Ekspektasi Inflasi Australia dan Data Tenaga Kerja AS
  • 12 Feb 2026

AUD/USD Bertahan di Sekitar 0.7140 Didukung Ekspektasi Inflasi Australia dan Data Tenaga Kerja AS

AUD/USD tetap dekat dengan puncak baru-baru ini dan diperdagangkan sekitar 0.7140 pada Kamis. Pasangan ini menunjukkan momentum relatif kuat meski volatilitas tetap ada. Level 0.71…

Read More
AUD/USD Menembus Level Tertinggi Tiga Tahun Didukung NFP dan RBA
  • 12 Feb 2026

AUD/USD Menembus Level Tertinggi Tiga Tahun Didukung NFP dan RBA

AUD/USD menembus level tertinggi tiga tahun pada hari Rabu, didorong oleh campuran faktor fundamental yang saling mempengaruhi. Data Non-Farm Payrolls (NFP) AS yang lebih kuat dari…

Read More
RBA Bullock: Inflasi Mungkin Memerlukan Kenaikan Suku Bunga Lanjutan, AUDUSD Reaksi Pasar Dipengaruhi Data
  • 12 Feb 2026

RBA Bullock: Inflasi Mungkin Memerlukan Kenaikan Suku Bunga Lanjutan, AUDUSD Reaksi Pasar Dipengaruhi Data

Menurut Gubernur RBA, Michele Bullock, langkah untuk menurunkan inflasi bisa saja memerlukan kenaikan suku bunga lanjutan, namun bisa juga tidak. Kebijakan akan bergantung pada dat…

Read More
RBA Bullock: Inflasi Bisa Memerlukan Kenaikan Suku Bunga Tambahan dan Dampaknya pada AUDUSD
  • 12 Feb 2026

RBA Bullock: Inflasi Bisa Memerlukan Kenaikan Suku Bunga Tambahan dan Dampaknya pada AUDUSD

Gubernur Reserve Bank of Australia Michele Bullock menegaskan bahwa menurunkan inflasi bisa memerlukan kenaikan suku bunga tambahan, meski tidak selalu menjadi keharusan. Ia meneka…

Read More
broker terbaik indonesia