Data World Gold Council menunjukkan pembelian emas bank sentral mencapai 289 ton pada Q2, dipicu Polandia dan China. Meski rebound, outlook lebih lemah dengan arus ETF melemah dan permintaan fisik lesu.
Emas turun tajam di kuartal ini akibat ekspektasi hawkish Fed dan aliran ETF keluar. Dolar menguat dan imbal hasil naik, dengan data tenaga kerja AS sebagai penentu arah berikutnya.
Analisa teknikal XAUUSD menunjukkan peluang beli setelah breakout trendline dengan area entry 4058.22 - 4078.67, SL 4034.51, TP bertahap hingga 4153.34.