EURUSD naik untuk hari kedua berturut-turut didorong oleh melemahnya dolar AS dan optimisme tentang arus kebijakan. Sentimen pasar mengindikasikan bahwa faktor-faktor fundamental mendukung potensi lanjutan koreksi ke atas. Investornya juga menilai bahwa perbedaan kebijakan antara Fed dan ECB bisa memberi ruang untuk kenaikan lebih lanjut dalam jangka pendek.
Divergensi kebijakan antara Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa meningkatkan peluang bagi pergerakan yang lebih kuat. Pasar menilai bahwa Fed bisa mempertahankan fleksibilitas sambil membayangkan pemotongan bertahap di tahun 2026, meskipun data saat ini masih mencerminkan dinamika kerja yang beragam. Sementara ECB telah menahan diri setelah keputusan terakhirnya, pertumbuhan zona euro yang kuat mengurangi tekanan untuk dorongan tambahannya.
Para pelaku pasar menantikan detail laporan Nonfarm Payrolls NFP AS yang akan dirilis nanti sebagai penentu arah berikutnya. Data NFP dipandang akan memengaruhi prospek dolar secara umum dan, pada gilirannya, EURUSD. Selain itu, fokus global pada dinamika ekonomi menambah likuiditas dan menjaga volatilitas tetap terjaga di awal pekan.
Harga berhasil menarik diri dari rendah di sekitar 1.1765 dan membangun pemulihan yang relatif solid menuju zona resistance 1.1830-1.1835. Pergerakan ini menandai uji awal terhadap batas atas rentang perdagangan satu minggu. Pendorong teknikal di balik momentum ini sebagian besar terkait pembalikan harga setelah tekanan jual terhadap USD berkurang.
Indeks dolar AS DXY yang sempat mendaki akhirnya melandai setelah selesainya pembicaraan antara AS dan Iran, meski faktor risiko geopolitik tetap menjadi perhatian. Penurunan DXY turut memperlebar ruang bagi EURUSD untuk menguat lebih lanjut. Kondisi teknikal yang mendukung ini menguatkan argumen bahwa koreksi ke arah atas masih bisa terjadi dalam beberapa sesi ke depan.
Selain itu jalur suku bunga yang berbeda antara Fed dan ECB memberi konfirmasi tambahan bagi skenario bullish jangka pendek. Pasar memperkirakan bahwa volatilitas imbal balik kebijakan moneter bisa menambah peluang breakout di atas level resistance utama. Pedagang juga menunggu detail NFP untuk menggugah arah pasar dalam waktu dekat.
Skenario trading utama adalah masuk long mendekati level pembukaan sekitar 1.1810 dengan manajemen risiko yang jelas. Stop loss ditempatkan di sekitar 1.1790 untuk menjaga kerugian terbatas jika pasar berbalik. Target profit disusun sekitar 1.1870 untuk memberi ruang lebih besar bagi pergerakan bullish yang diharapkan.
Rencana ini akan bergantung pada data rilis NFP dan respons pasar terhadapnya. Jika data tenaga kerja AS mengecekan, USD bisa melemah lebih lanjut dan EURUSD bisa melanjutkan tren naik. Namun jika data kuat, pergerakan breakout bisa lebih terpacu, menghasilkan volatilitas yang lebih tinggi.
Manajemen risiko tetap menjadi prioritas; ukuran posisi harus disesuaikan dengan batas risiko. Disiplin untuk menutup posisi jika harga menyentuh SL atau TP sangat penting agar strategi tetap konsisten. Investor perlu memantau perkembangan berita ekonomi dan menyesuaikan rencana trading seiring dinamika pasar berubah.