EURGBP menunjukkan tekanan turun sedikit pada hari Rabu, namun tetap bertahan di atas level 0.8700 dan mendekati tertinggi tujuh minggu. Pergerakan euro didorong oleh sikap kebijakan Bank Sentral Eropa yang lebih hawkish, sehingga memberi dukungan pada euro meskipun ada volatilitas jangka pendek terhadap pasangan ini. Laporan dari Cetro Trading Insight menyoroti bahwa komentar pejabat ECB menegaskan komitmen terhadap inflasi sekitar 2 persen, yang membantu euro bertahan lebih kuat dibanding aset terkait.
Di sisi teknikal, pasar menilai area resistensi di sekitar 0.8750 hingga 0.8800 untuk EURGBP. Dengan dukungan kebijakan ECB yang lebih kukuh, peluang untuk melanjutkan tren positif euro terhadap pound tetap ada meski ada risiko pernyataan pejabat lain yang membatasi pergerakan. Investor menantikan rilis data utama dari zona euro dan Inggris untuk konfirmasi arah, termasuk produksi industri serta inflasi inti.
Bagi trader jangka pendek, peluang bisa muncul jika pasangan berhasil menembus level kunci tertentu. Jika terjadi breakout, EURGBP bisa menguji level berikutnya yang lebih tinggi. Namun jika sentimen politik Inggris kembali menguat, pound bisa kembali melemah. Secara umum narasi pasar terlihat lebih menguntungkan euro karena kebijakan ECB yang hawkish dan ekspektasi inflasi menuju target.
Ketidakpastian politik di Inggris menjadi fokus utama bagi pergerakan pound. Dalam beberapa hari terakhir, tekanan untuk mengundurkan diri Perdana Menteri Keir Starmer meningkat, menciptakan suasana tidak menentu di pasar mata uang. Laporan berita menunjukkan adanya bukti lebih lanjut mengenai hubungan antara diplomat Inggris dengan kasus hukum yang menarik perhatian publik, hal ini memicu spekulasi tentang arah kepemimpinan nasional. Ketidakpastian politik membuat Pound melemah terhadap mata uang utama lainnya.
Di sisi data ekonomi Inggris, rilis utama pekan ini belum menjadi pendorong utama karena dinamika politik yang menjadi prioritas. Pasar menilai bagaimana mandat politik dapat mempengaruhi kebijakan fiskal dan suku bunga, sehingga volatilitas pada GBP tetap tinggi pada momen tertentu. Investor juga menimbang risiko politik terhadap arah GBP terhadap mitra perdagangan utama seperti euro.
Di sisi lain, euro tetap mendapat dukungan dari komunikasi ECB yang optimis mengenai jalannya inflasi menuju target. Perdebatan mengenai kecepatan perubahan kebijakan masih berlanjut, tetapi jelas narasi kebijakan tetap menitikberatkan stabilitas harga. Pasar memantau pernyataan pejabat ECB untuk mengantisipasi langkah kebijakan selanjutnya.
Data utama yang akan membentuk arah pasangan EURGBP adalah Produk Domestik Bruto Q4 Inggris. Estimasi menunjukkan perlambatan menjadi sekitar 1.2 persen secara tahunan dari 1.3 persen pada kuartal sebelumnya, yang jika muncul akan menambah tekanan pada pound. Sisi zona euro akan menarik perhatian karena data inflasi dan pertumbuhan yang dapat menjaga ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa akan mempertahankan jalur kebijakannya.
Di sisi kebijakan, pernyataan dari Wakil Presiden ECB menekankan bahwa peningkatan nilai euro tidak terlalu dramatis dan suku bunga diperkirakan tetap stabil untuk jangka waktu tertentu. Hal ini meningkatkan kepercayaan bahwa risiko volatilitas di pasar mata uang utama dapat tetap rendah. Secara keseluruhan, kombinasi faktor fundamental ini bisa menjaga EURGBP dalam pola yang cenderung stabil namun siap menindaklanjuti jika data ekonomi mendukungnya.
Secara umum, dinamika pasar menunjukkan bahwa narasi ECB hawkish memberikan dukungan bagi euro meskipun ketidakpastian politik Inggris tetap ada. Jika data Inggris mengecewakan, tekanan pada pound dapat meningkat, sementara peluang bagi euro untuk menguat masih ada. Trader disarankan untuk memantau rilis data kunci dan pernyataan kebijakan untuk menilai peluang di EURGBP.