Analisis yang dirujuk oleh analis ING, Francesco Pesole, menunjukkan bahwa dinamika politik di Inggris serta risiko kebijakan berdampak pada pelemahan Pound. Meski demikian, pandangan terhadap EUR/GBP tetap positif karena perimbangan risiko yang mendukung euro dalam konteks mata uang utama lainnya. Faktor politik sering kali menjadi penentu arah jangka pendek bagi pasangan ini, khususnya ketika pasar menilai sikap fiskal dan prospek moneternya secara terpisah dari ekspansi ekonomi domestik.
Kemenangan Green Party dalam by-election di konstituensi yang sebelumnya dianggap Labour kuat ini dipandang memperumit posisi Perdana Menteri Keir Starmer. Pasar menafsirkan ini sebagai sinyal potensi pergeseran kebijakan fiskal yang lebih kompleks serta kemungkinan sikap BoE yang lebih dovish dalam beberapa pekan ke depan. Ketidakpastian ini menambah fokus pada bagaimana kebijakan fiskal dapat memengaruhi risiko nilai tukar secara keseluruhan.
Akibatnya, Pound menghadapi tekanan yang lebih besar sementara perhatian pasar beralih pada dinamika fiskal dan kebijakan moneter. Para analis menekankan bahwa risiko eksternal terhadap Pound tetap relevan meski EUR/GBP menunjukkan peluang untuk pergerakan yang lebih luas jika sentimen kebijakan tetap terkontrol dan berita politik tidak menyajikan kejutan besar.
Secara teknikal, EUR/GBP menunjukkan tekanan pada Pound yang dipicu oleh faktor politik, fiskal, dan ekspektasi terhadap sikap BoE. Pergerakan harga saat ini banyak dipengaruhi oleh komentar pejabat kebijakan serta peluang anggaran mendatang, yang dapat mengubah prospek jangka pendek pasangan mata uang ini.
Para analis menilai bahwa peluang menembus level sekitar 0.880 masih terbuka jika sentimen terhadap EUR tetap kuat. Level ini menjadi landasan bagi skenario breakout jangka pendek yang bisa membawa EUR/GBP lebih tinggi, asalkan tidak ada kejutan negatif yang muncul dari berita politik atau kebijakan fiskal.
Dinamika ini membuat pelaku pasar bersiap jika harga berhasil bergerak di atas 0.880, dengan potensi mengarah ke level yang lebih tinggi. Namun, tekanan politik dan kebijakan fiskal tetap berisiko membalik sentimen jika muncul berita tak terduga.
Rencana perdagangan utama adalah membuka posisi beli pada EUR/GBP setelah harga menembus 0.880, dengan target sekitar 0.895 dan stop loss di 0.875. Rasio risiko-imbalan yang diusulkan memenuhi kriteria minimal 1:1.5, sesuai dengan kerangka analisis yang dianjurkan.
Investor perlu menyadari bahwa pergerakan ini sangat dipengaruhi oleh berita politik dan kebijakan Bank of England. Volatilitas dapat meningkat mendadak menjelang rilis anggaran serta komentar pejabat BoE, sehingga manajemen risiko menjadi kunci.
Pastikan kepatuhan terhadap rencana perdagangan, pantau pergerakan harga secara berkala, dan sesuaikan level SL/TP jika volatilitas meningkat. Secara umum, peluang bullish EUR/GBP tetap relevan selama level 0.880 tertahan dan tidak ada kejutan negatif besar pada dinamika politik Inggris.