Sentimen pasar global membaik seiring harapan deeskalasi konflik di Timur Tengah. Aset berisiko mendapatkan dorongan sementara, dan dolar AS relatif stabil terhadap beberapa mata uang utama. GBP/USD bergerak menuju sekitar 1.3345 pada sesi Asia, menandakan minat beli yang meningkat di pasar valuta asing. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami dinamika pasar.
Kebijakan AS menunjukkan kelanjutan upaya meredakan eskalasi regional. Presiden AS menyatakan penundaan aksi militer terhadap fasilitas energi Iran hingga 6 April, sebuah langkah yang memberikan ruang bagi negosiasi. Langkah ini dipandang positif oleh para pelaku pasar karena bisa mengurangi ketegangan dan memberi ruang bagi pergerakan mata uang utama.
Investor menanti rilis data UK Retail Sales untuk Februari. Data ini sangat penting untuk menilai kesehatan konsumsi rumah tangga di ekonomi utama Eropa. Perkiraan menunjukkan pola yang beragam, antara penurunan bulanan sekitar 0.8% dan kenaikan tahunan sekitar 2.1%. Rilis data bisa menjadi katalis utama untuk arah GBP/USD dalam beberapa sesi ke depan.
Secara teknikal, GBP/USD menunjukkan bias jangka pendek cenderung bearish meski ada upaya rebound. Harga diperdagangkan mendekati 1.3345 dan berada di bawah level resistance utama sekitar 1.3400. Analisis ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca kami.
EMA 20-hari menunjukkan area resistance di sekitar 1.34 yang membatasi upside. Break di atas 1.3400 bisa mengubah nada bearish dan membuka ruang untuk perbaikan, sementara kegagalan menembus zona itu berpotensi menekan pasangan lebih lanjut. Dukungan teknis berikutnya terlihat di sekitar 1.3257, memberikan jarak ke level 1.3220 jika pelemahan berlanjut.
Indikator RSI berada di kisaran 40–60, menandakan momentum relatif lesu meski tekanan jual menurun. Level support terdekat yakni 1.3257 menjadi area penting untuk menjaga pola penurunan jangka pendek. Jika harga menembus 1.3220, target turunnya bisa menuju sekitar 1.31, sementara potensi rebound membutuhkan tekanan beli yang lebih kuat.
Rilis UK Retail Sales Februari menjadi fokus utama para trader GBP. Data tersebut akan dipublikasikan pada pukul 07:00 GMT, memberikan gambaran langsung tentang kesehatan konsumsi rumah tangga Inggris. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami pengaruhnya terhadap pergerakan GBP/USD.
Secara ekspekasi, penurunan bulanan sekitar 0.8% diperkirakan mengikuti pertumbuhan Januari sebesar 1.8%, sementara pertumbuhan tahunan diperkirakan sekitar 2.1%, mencerminkan dinamika konsumsi yang moderat. Data ini bisa menambah volatilitas jika angka aktual menyimpang dari ekspektasi pasar.
Hasil data dapat menentukan arah jangka pendek pasangan mata uang. Angka lemah bisa menambah tekanan pada GBP, sementara angka kuat berpotensi memicu rebound dan memperbaiki sentimen risiko secara umum. Pedagang juga perlu memperhatikan reaksi kebijakan Bank of England serta perubahan likuiditas pasar dalam beberapa hari ke depan.