Sterling berhasil menguat di atas level 1.3400 ketika sentimen risiko membaik menjelang rilis data PMI flash. Berita bahwa langkah serangan terhadap infrastruktur energi Iran ditunda selama lima hari menurunkan risiko geopolitik dan mendorong pelaku pasar untuk mengambil posisi lebih risk-on. Menurut Cetro Trading Insight, suasana pasar yang lebih tenang memberi peluang bagi pondasi teknikal untuk tetap mendukung pergerakan naik.
Harga GBP/USD rebound sekitar 0,5% dari kisaran terendah di 1.3260 menuju sekitar 1.3430 pada penutupan sesi, menandakan minat beli yang kembali muncul di bawah level 1.3300. Ekor bawah panjang pada grafik harian menunjukkan adanya permintaan yang kuat di sekitar level tersebut, mengindikasikan fondasi pemulihan dari rendah pertengahan Maret di sekitar 1.3240.
Saat ini pasangan tersebut berada dalam fase konsolidasi di dekat tertinggi sesi sekitar 1.3480. Keputusan Trump yang menunda aksi militer memberikan ruang bagi sterling untuk mempertahankan momentumnya meski minggu ini dipengaruhi ekspektasi BoE yang lebih hawkish.
Dalam grafik 1 jam, GBP/USD diperdagangkan sekitar 1.3430. Bias jangka pendek cenderung mildly bullish karena harga masih berada di atas EMA 200 periode di sekitar 1.3350, mengonfirmasi kelanjutan pola kenaikan dalam struktur tren jangka pendek. Indikator Stochastic RSI berada di wilayah tinggi, menunjukkan momentum positif yang kemungkinan masih berlanjut meskipun konsolidasi masih berlangsung.
Support terdekat berada di sekitar 1.3400; jika ditembus maka area 1.3350 yang berada di atas EMA 200 bisa teruji, lanjut ke reaksi rendah sebelumnya di sekitar 1.3270. Di sisi atas, resistance pertama sekitar 1.3450; breakout di atasnya berpotensi membuka jalan menuju 1.3500 sebagai target upside berikutnya.
Selama harga tetap berada di atas 1.3350, kerangka teknikal mendukung kelanjutan tren naik. Namun pelanggaran nyata terhadap level tersebut akan mengisyaratkan hilangnya kontrol bullish dan berpotensi mendorong pasar ke fase konsolidasi yang lebih luas.
Dengan momentum teknikal yang tetap positif, peluang membeli terlihat terkonfirmasi jika GBP/USD mampu menjaga level di atas 1.3350. Target lingkup 1.3500–1.3550 masuk akal jika momentum tetap kuat, sambil menerapkan manajemen risiko yang ketat.
Pasar perlu memantau dinamika geopolitik dan rilis PMI flash serta data inflasi mendatang. Perubahan volatilitas bisa terjadi dengan cepat menjelang rilis CPI, sehingga risk management menjadi kunci bagi pelaku pasar.
Dalam pandangan Cetro Trading Insight, disarankan rencana trading dengan risk-reward minimal 1:1.5, menggunakan stop loss di 1.3350 dan target terdekat di 1.3550, asalkan kondisi teknikal tetap positif dan level 1.3350 tidak ditembus.