Kebijakan Bank of England pada pertemuan Maret diputuskan secara bulat untuk mempertahankan suku bunga pada 3,75 persen. Pasar menilai bahwa konflik di wilayah Timur Tengah bisa menambah tekanan terhadap inflasi karena biaya energi dan komoditas. Menurut Cetro Trading Insight perubahan geopolitis bisa mengubah jalur kebijakan dan menawarkan tantangan baru bagi sterling.
Data ritel Februari Inggris dan ekspektasi inflasi konsumen GfK untuk Maret menjadi fokus utama jelang akhir pekan. Konsensus menunjukkan penurunan penjualan ritel sekitar 0,8 persen secara bulanan, sementara kepercayaan konsumen menunjukkan pelemahan meskipun ada sedikit perbaikan dari angka sebelumnya. Kombinasi ini menyoroti ketegangan antara kebijakan yang menekan inflasi dan permintaan yang lebih lemah.
BoE menilai CPI kemungkinan naik menjadi sekitar 3,5 persen di kuartal mendatang karena hantaman biaya energi. Perubahan ini memicu pembaruan prospek bagi jalur suku bunga hingga akhir 2026, dengan pasar dulu mengantisipasi dua potongan kini lebih banyak menimbang mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga. Secara keseluruhan sterling berada dalam perhatian pasar karena dinamika kebijakan dan risiko geopolitik.
GBPUSD telah bergerak dalam kisaran sekitar 200 pip sepanjang Maret, antara 1,3230 dan 1,3430. Di kerangka jangka pendek, bias terlihat mildly bullish karena harga kembali berada di atas kisaran 1,3336-1,3338 dan mendekati EMA 200 periode sekitar 1,3342. Indikator Stochastic RSI menunjukkan pemulihan momentum tanpa keadaan oversold atau overbought yang ekstrem.
Di kerangka harian biasnya sedikit bearish karena harga tetap berada di bawah EMA 50 hari sekitar 1,3430 sedangkan EMA 200 hari berada di sekitar 1,3370. Kondisi ini mengindikasikan pembatasan kenaikan dan tekanan dari zona supply sekitar 1,3340 hingga 1,3430. Break di atas 1,3342 bisa mengarahkan pergerakan ke 1,3350, sementara jika turun di bawah 1,3330, fokus bisa kembali ke area 1,3250.
Analisis teknikal menunjukkan bahwa selama harga bertahan di atas 1,3335, pembelian pada koreksi intraday bisa menjadi strategi yang layak. Jika ada pergerakan melampaui resistance 1,3342-1,3350, prospek short term menjadi lebih positif. Namun jika 1,3342 tidak bertahan, risiko test ulang 1,3250 akan meningkat.
Sinyal teknikal saat ini menunjuk ke bias dekat jangka pendek yang cenderung bullish. Break di atas 1,3342 menjadi kunci untuk melanjutkan perjalanan ke 1,3350 dan potensi perpanjangan ke area supply intraday. Sinyal momentum pada indikator menunjukkan pemulihan tanpa tanda kejenuhan besar.
Rencana perdagangan yang direkomendasikan adalah masuk long pada kisaran 1,3340. Stop loss ditempatkan di 1,3330 dan target profit di 1,3360. Rasio risiko terhadap imbalan berada di atas 1:1,5, memberikan ruang jika volatilitas meningkat.
Para pelaku pasar perlu memantau rilis data AS dan putusan FOMC karena kejutan data bisa mengubah arah GBPUSD secara signifikan. Disiplin manajemen risiko dan kejelasan rencana perdagangan sangat dianjurkan agar eksposur tetap terkendali. Media kami, Cetro Trading Insight, akan terus memantau dinamika pasar untuk pembaruan analisis berikutnya.