Menurut laporan dari Cetro Trading Insight, Pound melemah tipis terhadap Dolar, mendekati level 1.34 setelah rebound dari rendah pertengahan Maret. PMI UK menunjukkan bacaan campuran, dengan manufaktur dan jasa sedikit berada di zona di atas 50, menandakan ekspansi ringan meski tidak kuat. Kondisi ini menempatkan GBP dalam konteks volatilitas yang sedang dihadapi pasar valas saat ini.
Para pelaku pasar juga menimbang pidato BoE Chief Economist Pill yang dijadwalkan, karena ekspektasi pengetatan kebijakan telah bergerak menuju sekitar 60 basis poin hingga akhir tahun. Narasi tersebut bisa mengubah dinamika permintaan terhadap pound jika sinyal kebijakan menambah keyakinan akan pengetatan. Sementara itu, faktor geopolitik tetap menjadi driver utama pergerakan GBP.
Secara teknikal, Pound berada di kisaran yang relatif terdefinisi dengan resistance sekitar 1.3450 dan batas bawah sekitar 1.3350. Pergerakan terakhir menunjukkan tanda-tanda bullish reversal dari level terendah 13 Maret, meskipun momentum tetap terbatas. Para trader disarankan memantau level kunci sambil menimbang data ekonomi berikutnya untuk konfirmasi arah.
Analisa teknis menegaskan adanya pembalikan bullish dan tren naik sejak low 13 Maret, dengan GBP berputar di sekitar 1.3350 hingga 1.3450. Struktur grafik mendukung potensi pergerakan lebih lanjut jika tekanan resistensi di 1.3450 berhasil ditembus. Situasi ini juga diulas oleh tim analisis kami di Cetro Trading Insight untuk pembaca awam.
Rintangan utama berada di 1.3450, level yang berfungsi sebagai batasan kunci dalam waktu dekat. Jika harga menembus level itu, peluang untuk menuju wilayah lebih tinggi terbuka, dengan target lanjutan di sekitar 1.3500 atau lebih. Breakout ini bisa menjadi konfirmasi tren kenaikan yang lebih kuat dalam beberapa sesi berikutnya.
Untuk manajemen risiko, disarankan long dengan stop di 1.3290 dan target 1.3450. Rasio risiko-imbalan di atas 1:1,5 dapat terpenuhi apabila pergerakan mengikuti pola yang diharapkan. Trader juga dianjurkan meninjau kembali jika harga turun menembus support sekitar 1.33.
Pidato BoE Chief Economist Pill meningkatkan fokus pada jalur kebijakan suku bunga ke depan. Pasar mencoba menilai seberapa besar pengetatan akan diterapkan hingga akhir tahun, dengan beberapa indikator memperkirakan sekitar 60 basis poin tambahan. Komentar kebijakan ini memberi arah bagi GBP terhadap dolar dalam beberapa minggu mendatang.
Meskipun PMI Inggris menunjukkan ekspansi ringan, dinamika sektor manufaktur dan jasa masih berbeda tipis, sehingga pola pertumbuhan tetap rentan terhadap kejutan kebijakan dan faktor geopolitik. Pelaku pasar juga menilai bagaimana pernyataan BoE mempengaruhi inflasi dan pertumbuhan, yang pada akhirnya membentuk biaya pinjaman di masa depan. Ketidakpastian global turut menambah volatilitas jangka pendek.
Singkatnya, GBPUSD diperkirakan bertahan dalam kisaran saat ini kecuali ada penembusan jelas di atas 1.3450. Breakout ke arah atas bisa membuka target di sekitar 1.3500 atau lebih tinggi, sedangkan kegagalan menembus dapat menjaga pasangan dalam rentang 1.3350-1.3450. Dari sudut teknikal, sinyal buy dapat dianggap valid jika price action konsisten di atas 1.3350 dengan stop di 1.3290.