ONS akan merilis laporan pasar tenaga kerja Inggris pada Selasa mendatang, dengan sesi publikasi dijadwalkan pukul 07:00 GMT. Pasar memperkirakan perubahan jumlah pemohon meningkat 18,8 ribu, mencerminkan aliran tunjangan pengangguran. Angka sebelumnya tercatat 20,1 ribu untuk bulan November. Data ini penting untuk menggambarkan arah kebijakan moneter dan permintaan tenaga kerja di Inggris.
Selain itu, tingkat pengangguran berada di 4,4% pada bulan sebelumnya. Perkiraan pertumbuhan pendapatan rata-rata (termasuk bonus) untuk tiga bulan hingga November adalah kenaikan 4,6%, melambat dari 4,7% sebelumnya, sementara tanpa bonus tetap di 4,5% vs 4,6% sebelumnya. Pergerakan upah akan menjadi kunci bagi proyeksi BoE dalam memutuskan perubahan suku bunga.
ILO unemployment rate (3M) diperkirakan turun menjadi 5,0% dari 5,1%, dan perubahan ketenagakerjaan menunjukkan penurunan sekitar 17 ribu pada kuartal sebelumnya. Secara umum, data ketenagakerjaan yang lemah atau dekat ekspektasi bisa meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh BoE, sementara angka lebih kuat mendukung harapan stabil atau kenaikan suku bunga. Laporan ini dapat membentuk kerangka pergerakan GBP/USD tergantung bagaimana rilisnya beriringan dengan data CPI dan penjualan ritel yang akan datang minggu ini.
Secara teknis, GBP/USD diperdagangkan sekitar 1,3440 pada saat publikasi. Grafik harian menunjukkan bahwa pasangan ini tetap berada di atas Exponential Moving Average (EMA) sembilan hari dan EMA 50 hari, menjaga bias jangka pendek maupun menengah ke arah atas. Faktor ini menunjukkan adanya dukungan dari tren yang lebih luas dan memungkinkan peluang breakout jika momentum tetap positif.
RSI 14-hari berada di 53, menunjukkan momentum yang netral namun cenderung berada dalam wilayah yang cukup konstruktif untuk lanjut menguat. Meskipun konsolidasi sedang berlangsung, pergerakan harga di atas EMA memberi sinyal peluang lebih lanjut untuk tren naik jika breakout terjadi di atas resistance terdekat.
Level kunci yang perlu diperhatikan adalah support di 1,3428 (titik pertemuan EMA sembilan hari) dan di 1,3390 (EMA 50 hari). Penutupan harian di bawah moving average menengah bisa membuka ruang ke wilayah terendah delapan bulan di sekitar 1,3010. Sementara itu, resistance terdekat berada di sekitar 1,3562, yang dapat menjadi batas atas jika pembeli memulihkan kendali.
Berdasarkan dinamika tersebut, sinyal trading yang disarankan adalah posisi beli pada GBP/USD dengan open di 1,3440. Target profit ditempatkan di sekitar 1,3515, dengan stop loss di 1,3390, sehingga rasio risiko/imbalan mendekati 1:1,5. Strategi ini memanfaatkan bias teknikal yang positif sambil menjaga jarak cukup dari level support utama.
Posisi tersebut memenuhi kriteria: tp>open>sl dan risiko terukur dengan jarak stop yang realistis terhadap level kunci. Jika target tercapai, potensi pergerakan bisa menguji resistance di 1,3562 sebelum menyentuh level yang lebih tinggi jika sentimen pasar lebih kuat terhadap GBP.
Namun, peringatan penting tetap diperlukan. Jika data tenaga kerja AS atau dinamika geopolitik seperti isu terkait UE dan Greenland mengubah sentimen risiko secara signifikan, momentum bisa berbalik. Dalam situasi tersebut, pertahankan manajemen risiko yang ketat dan gunakan trailing stop untuk mengunci keuntungan saat harga bergerak mendukung arah yang diharapkan.