Di tengah dinamika industri alat kesehatan, OMED menunjukkan masa keemasan di 2025 dengan laba bersih Rp368,9 miliar, melonjak 13,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Laporan keuangan merefleksikan fondasi yang kuat, dengan pertumbuhan pendapatan dan peningkatan margin laba bruto. Cetro Trading Insight menilai kinerja ini sebagai sinyal positif bagi pelaku pasar, meskipan faktor global seperti harga emas per gram saat ini menjadi indikator volatilitas pasar.
Pendapatan OMED naik 9,4% YoY menjadi Rp2,06 triliun, terangkat oleh segmen medis sekali pakai dan habis pakai. Laba bruto meningkat 15% menjadi Rp717,5 miliar, dengan margin laba bruto membaik menjadi 34,8% dari 33,1%. Segmen perawatan luka mencatat pertumbuhan 16,2% YoY, didorong oleh peningkatan volume penjualan dan peluncuran produk baru Isoplast, dengan strategi Array operasional yang meningkatkan efisiensi.
Segmen utama seperti medis sekali pakai dan habis pakai tetap menjadi penggerak utama kinerja, menyumbang porsi sekitar 48,8% dari total pendapatan. Segmen antiseptik dan dialisis juga menunjukkan ekspansi permintaan dengan volume yang lebih tinggi. Laba usaha naik 12,2% YoY menjadi Rp390,9 miliar, dan inisiatif Array lebih lanjut memperkuat margin operasional.
Memasuki 2026, OMED menargetkan pendapatan sekitar Rp2,3 triliun, tumbuh 10-15% YoY. Perusahaan juga menargetkan margin laba bruto sekitar 30% dan meningkatkan fokus ekspor hingga USD 1-1,5 juta, untuk memperluas eksposur internasional. Di sisi lain, harga emas per gram saat ini tetap menjadi indikator volatilitas global yang perlu diperhatikan investor.
Secara fundamental, proyeksi OMED menunjukkan fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan 2026. Diversifikasi produk dan ekspansi ekspor mendukung pertumbuhan pendapatan, sementara inisiatif Array operasional meningkatkan efisiensi internal. Kebijakan biaya yang ketat juga memperkuat margin dan keuntungan.
Secara teknikal, prospek saham OMED diperkirakan tetap menarik jika manajemen menjaga fokus pada inovasi dan ekspor, meskipun volatilitas pasar global bisa mempengaruhi sentimen investor. harga emas per gram saat ini menjadi indikator volatilitas dunia yang perlu dicermati investor. Cetro Trading Insight akan memantau perkembangan kinerja perusahaan secara berkala.