Kondisi geopolitik global sedang menambah tekanan pada harga minyak. Ketidakpastian mengenai ekspor Iran menjadi faktor utama yang mendorong pergerakan harga. Selain itu, juga ada ketidakpastian terkait Venezuela serta sanksi terhadap anggota OPEC lainnya yang turut mempengaruhi dinamika pasokan.
Investor menilai risiko gangguan pasokan sebagai katalis utama untuk pergerakan kenaikan. Ketika pasokan semakin ketat, pasar cenderung menilai harga minyak pada level yang lebih tinggi. Dalam konteks ini, sentimen pasar cenderung memperkuat tren bullish jika faktor-faktor fundamenta tetap mendukung.
Secara teknis, harga minyak sedang memantau area resistance sebagai gerbang potensi rally selanjutnya. Kondisi ini membuat peluang untuk melanjutkan tren naik menjadi lebih nyata jika resistance berhasil tembus. Dengan dinamika geopolitik yang sedang berlangsung, volatilitas di pasar minyak diperkirakan tetap tinggi.
Dari sisi teknis, harga minyak terlihat menguji area resistance yang terlihat pada kerangka waktu H1. Zona antara 59.44 hingga 60.05 menjadi level penting untuk konfirmasi momentum.
Jika tekanan pembeli mampu melampaui resistance, rally lanjutan bisa terjadi menuju target TP pertama di 61.00, diikuti TP kedua di 62.35 dan TP ketiga di 63.80. Setiap level take profit mencerminkan peluang keuntungan yang terukur bagi trader.
Untuk manajemen risiko, stop loss ditempatkan di 58.36 sehingga rasio risiko terhadap potensi imbalan bisa lebih besar daripada satu setengah kali.
Rekomendasi eksekusi saat ini adalah membuka posisi BUY pada area masuk 59.44 hingga 60.05. Dengan membuka pada bagian bawah area, trader bisa meningkatkan peluang reward terhadap risiko. Memastikan eksekusi yang tepat juga penting untuk menjaga proporsi risiko terhadap potensi gain.
Target take profit utama di 63.80 memberikan peluang upside yang substansial jika tren bullish berlanjut. Trader juga bisa menerapkan take profit bertahap di 61.00 dan 62.35 untuk mengunci sebagian keuntungan. Keberhasilan rencana ini sangat bergantung pada perkembangan geopolitik dan kebijakan OPEC.
Penting untuk terus memantau perkembangan Iran serta status ekspor, karena perubahan kebijakan bisa mengubah volatilitas dan arah harga secara signifikan.