SELL
67.500
63.750
70.000
Brent crude adalah patokan utama harga minyak mentah global. Titik referensi ini digunakan oleh pasar berjangka untuk mengukur nilai minyak mentah lintas wilayah. Secara historis, Brent berasal dari sumur di Laut Utara dan telah menjadi standar penentuan harga internasional. Perdagangan kontrak Brent menunjukkan preferensi pelaku pasar terhadap likuiditas dan transparansi harga.
Sentimen pasar terhadap Brent dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kebijakan produksi OPEC+, dinamika permintaan global, dan kondisi geopolitik. Pelaku pasar cenderung menilai risiko pasokan dan fluktuasi permintaan ketika membuat keputusan trading. Sentimen risk-on biasanya mendorong pembelian kontrak minyak, sementara ketidakpastian geopolitik bisa menimbulkan pembalikan arah harga.
Di antara faktor-faktor penggerak utama ada kebijakan produksi OPEC+ yang bisa mengubah tingkat pasokan secara signifikan. Laporan inventori minyak mentah AS dan data permintaan global menjadi penentu ekspektasi harga dalam jangka pendek. Nilai tukar dolar AS, volatilitas pasar keuangan, serta aliran arus modal juga mempengaruhi harga Brent. Peristiwa geopolitik di wilayah penghasil minyak utama secara rutin memicu reaksi volatilitas harga.
Secara teknikal, pergerakan Brent cenderung mengikuti pola harga yang umum pada komoditas utama. Trader memperhatikan level support dan resistance yang sering berubah seiring momentum pasar. Indikator tren seperti moving average bergantung pada rentang waktu yang dipakai, memberi gambaran arah jangka pendek hingga menengah. Pembentukan pola seperti double-top atau pennant juga kadang muncul saat volatilitas meningkat.
Indikator teknikal utama seperti RSI dan MACD sering menjadi kerangka interpretasi momentum hari ini. RSI tinggi mendekati wilayah jenuh beli, menandakan potensi koreksi jangka pendek. MACD yang berada di garis tengah hingga menyempit bisa menunjukkan perubahan kecepatan gerak harga. Pedagang juga memperhatikan volume perdagangan untuk konfirmasi tren yang sedang berjalan.
Data ekonomi yang relevan untuk analisa BRENT hari ini meliputi laporan inventori minyak nasional, produksi OPEC+, dan data permintaan global. Data inventori yang turun dapat mendorong harga Brent, sedangkan kenaikan pasokan bisa menekan harga. Perkembangan kurs dolar AS dan kebijakan fiskal global turut mempengaruhi dinamika harga minyak. Dengan menggabungkan analisa teknikal dan data fundamental, investor mencoba menyusun skenario untuk analisa BRENT hari ini.
Harga minyak global terseret ke bawah pada sesi perdagangan Kamis, menandai momen penting di mana permintaan global menunjukkan tanda pelambatan dan pasokan melimpah mulai mendomin…
Read MoreTim komoditas Commerzbank yang dipimpin Barbara Lambrecht mencatat adanya peningkatan volatilitas pada pasar minyak. Pergerakan harga dipicu oleh dinamika pembicaraan antara Amerik…
Read MoreTim RaboResearch dari Rabobank menaikkan proyeksi harga Brent untuk 2026 menjadi $64 per barel, meningkat dari $58,25 per barel. Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, khus…
Read MoreMinyak Turun Didorong Ketegangan Iran-AS dan Dolar MenguatMinyak dunia terjun ke panggung ketidakpastian geopolitik: meskipun sinyal dialog Iran-AS makin terang, pasar energi berpu…
Read MoreKondisi Pasar Minyak Global yang TenangPergerakan harga minyak kemarin relatif tenang, dengan Brent ditutup sedikit lebih tinggi namun masih berada di bawah kenaikan 0,5 persen. Pa…
Read MoreICE Brent sedikit melemah namun tetap tangguh di tengah pergerakan risk-off yang meluas. Dolar AS cenderung melemah, yang memberi dukungan bagi harga minyak secara umum. Selain itu…
Read MorePasar minyak dibuka dengan tekanan, disertai sentimen risk-off yang lebih luas di pasar keuangan. Harga cenderung datar dan melemah di awal sesi Asia. Investor menimbang faktor geo…
Read MoreHarga minyak Brent turun tajam setelah menyentuh puncak dua bulan, menandai pullback yang wajar setelah momentum kenaikan. Pergerakan tersebut sebagian dipicu meredanya ketegangan…
Read MoreSetelah lima hari mengalami kenaikan, harga minyak memperlihatkan tekanan signifikan pada hari kemarin. Brent ditutup turun sekitar 4,15 persen, menandai pembalikan dari momentum p…
Read MoreDinamika Pasar Energi Pasca Ketegangan AS-IranHarga minyak Brent terguncang turun sekitar 5 persen mengikuti meredanya ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran. Investor…
Read More