USD/CHF turun selama dua hari berturut-turut di kisaran 0.7970 pada sesi Asia, menunjukkan penguatan franc terhadap dolar karena tingginya permintaan safe-haven. Ketegangan geopolitik serta kekhawatiran terkait independensi Federal Reserve menjadi faktor pendukung bagi CHF di kalangan investor. Pergerakan ini menandai respons pasar terhadap risiko global yang meningkat.
Kekhawatiran atas independensi bank sentral menjadi bagian dari narasi yang membayangi dinamika pasangan ini. Pelaku pasar menilai bahwa kebijakan moneter AS bisa menjadi sumber volatilitas jika data ekonomi atau pernyataan pejabat memicu perubahan ekspektasi hawkish atau dovish. Secara teknikal, pergerakan USD/CHF dipantau menjelang rilis data penting berikutnya untuk mengidentifikasi peluang arah.
Analisis pasar menunjukkan potensi pembatasan penurunan lebih lanjut jika dolar bergerak naik sebelum rilis Indeks Harga Konsumen bulan Desember. Sinyal inflasi serta risiko kebijakan Fed tetap menjadi faktor kunci yang membatasi atau mendorong pelonggaran lebih lanjut. Level sekitar 0.80 tetap menjadi fokus perhatian bagi trader yang mengamati chart intraday.
Presiden AS Donald Trump menyampaikan bahwa pihak Iran telah menghubungi AS untuk melakukan negosiasi setelah ancaman militer, meski ia menegaskan bahwa ada kemungkinan tindakan sebelum pertemuan. Narasi geopolitik ini menambah elemen ketidakpastian bagi pasar mata uang yang sensitif terhadap risiko. Pasar mengikuti perkembangan hubungan kawasan untuk menilai potensi dampaknya terhadap arus modal global.
Kebijakan The Fed juga menjadi bagian dari perdebatan karena kekhawatiran tentang independensi bank sentral meningkat. Ancaman terhadap integritas proses kebijakan maupun tekanan politik bisa berdampak pada bagaimana para investor membangun ekspektasi terhadap perubahan suku bunga. Kejelasan mengenai jalur kebijakan akan mempengaruhi dinamika likuiditas di pasar valuta asing.
Di sisi lain, fokus pasar tetap tertuju pada bagaimana data ekonomi dan pernyataan pejabat Fed membentuk jalur kebijakan. Meskipun masalah geopolitik bisa menambah volatilitas, bahwa faktor kebijakan moneter terus menjadi pendorong utama pergerakan kurs. Investor menilai sinyal-sinyal kebijakan sebagai pemandu utama trading pasangan mata uang safe-haven.
Instrumen pasar memperkirakan dua pemotongan suku bunga The Fed pada tahun ini, dengan kemungkinan pertama pada bulan Juni, meski tekanan inflasi bisa membatasi prospek pelonggaran. Para trader menimbang antara ekspektasi pelonggaran dan risiko geopolik sebagai pendorong volatilitas. Gambaran ini membentuk pondasi bagi arah USD/CHF dalam beberapa sesi ke depan.
Data Nonfarm Payrolls Desember yang meleset dari ekspektasi meningkatkan gambaran kebijakan yang lebih dovish. Hal itu memperkuat narasi bahwa The Fed bisa menahan kenaikan suku bunga dan menunda pelonggaran lebih lanjut jika inflasi tidak mengecewakan. Pasar juga mencermati indikator FedWatch yang menunjukkan probabilitas tinggi untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah di pertemuan mendatang.
Secara keseluruhan, dinamika pasar mengindikasikan bahwa risk-off tetap relevan di jangka pendek sambil trader menunggu petunjuk dari data inflasi dan lapangan kerja. Arah USD/CHF akan sangat dipengaruhi oleh bagaimana kabar kebijakan moneter dan peristiwa geopolitik saling berinteraksi. Investor disarankan memantau rilis data utama untuk konfirmasi arah berikutnya.