USD/JPY Terkendal Bullish Pasca BoJ dan Fed: Target 161.50

USD/JPY Terkendal Bullish Pasca BoJ dan Fed: Target 161.50

Signal USD/JPYBUY
Open159.690
TP161.500
SL158.500
trading sekarang

Ringkasan kebijakan BoJ bulan Maret menunjukkan nada hawkish yang lebih kuat, dengan satu anggota dewan menyarankan kenaikan suku bunga tanpa ragu jika kondisi masih mendukung. Ada pula pembahasan mengenai kemungkinan kenaikan yang lebih besar untuk menanggapi gangguan energi akibat konflik di Timur Tengah. Keputusan BoJ untuk mempertahankan suku bunga di 0.75% terjadi dalam suara 8-1, meski satu anggota menolak usulan kenaikan lebih tinggi.

Ketika itu, Ketua Fed Jerome Powell menegaskan pendekatan yang sabar dan menegaskan bahwa kebijakan saat ini tepat sambil menunjukkan bahwa Fed cenderung melihat lewat lonjakan harga yang dipicu oleh faktor pasokan seperti lonjakan minyak. Komentar tersebut mendukung keputusan FOMC untuk menahan suku bunga pada kisaran 3.50% hingga 3.75% sambil memperbarui proyeksi inflasi PCE sekitar 2.7%. Di samping itu, ada perbedaan pendapat di antara anggota Dewan yang mencerminkan ketegangan antara pandangan wait and see dan pandangan lebih dovish terkait dinamika tenaga kerja.

Pelaku pasar menanti data Tokyo CPI untuk Maret pada Senin malam dan survei Tankan Large Manufacturing pada hari Selasa untuk menyisir ekspektasi langkah BoJ berikutnya. Kombinasi berita ini menjaga fokus pada pergeseran kebijakan BoJ menjelang data domestik utama, sambil tetap memperhatikan dampak kebijakan bank sentral global terhadap yen.

Dalam grafik harian, USD/JPY diperdagangkan sekitar 159.69. Bias jangka pendek tetap bullish karena harga memegang di atas Moving Average 50 hari yang naik, yang juga menjaga jarak di atas MA 200 hari, menegaskan tren kenaikan yang mapan. Pembacaan ini menunjukkan adanya peluang koreksi minor namun tidak mengubah arah tren utama.

Beberapa candle menunjukkan retracement relatif dangkal, sementara Stochastic RSI telah menurun dari level overbought tanpa mengindikasikan pembalikan tajam. Ini mengisyaratkan momentum masih menguat, namun saat ini cenderung melambat serta lebih ke arah konsolidasi daripada pembalikan tren.

Secara teknikal, rintangan utama terlihat di sekitar 160.30, area swing high baru-baru ini; jika harga menembusnya secara berkelanjutan, arah berikutnya menuju wilayah 161.00 terbuka. Di sisi bawah, dukungan terdekat berada di sekitar 158.50 sebagai lantai awal, sedangkan 157.30 berada di bawahnya sebagai level yang lebih penting karena berdekatan dengan EMA 50 yang naik.

Berdasarkan kombinasi faktor fundamental dan teknikal, bias bullish jangka pendek tetap relevan asalkan harga bertahan di atas level kunci EMA dan tidak menembus support penting di 158.50. Narasi ini sejalan dengan gambaran bahwa momentum akan menjaga harga berada di wilayah atas sebelum pergeseran arah yang lebih luas terjadi.

Rencana trading yang disarankan adalah masuk long di sekitar 159.70 dengan stop loss di 158.50 dan target keuntungan di 161.50. Rasio risiko-imbalan mendekati 1.5:1 jika pergerakan mengikuti ekspektasi, mengingat adanya resistance sekitar 160.30 dan peluang menuju 161.50.

Selalu pertimbangkan volatilitas pasar dan faktor data ekonomi baru yang bisa mengubah dinamika. Sesuaikan level SL dan TP dengan kondisi pasar aktual dan pastikan eksekusi order Anda tetap sesuai rencana.

broker terbaik indonesia