Rilis Minutes dari pertemuan 18 Maret menekankan bahwa pasar tidak akan cepat memotong suku bunga. Dokumen tersebut lebih fokus pada narasi tidak terburu-buru dibandingkan perubahan langsung. Meskipun kebijakan tidak berubah, sinyal yang disampaikan pada konferensi pers menunjukkan sikap agak hawkish.
Pertumbuhan ekonomi terlihat sehat, pasar tenaga kerja sedikit melunak tetapi belum memenuhi target kebijakan. Inflasi tetap relatif tinggi, dengan energi menjadi kontributor utama yang meningkat karena dinamika geopolitik. Proyeksi ekonomi (SEP) menunjukkan jalur inflasi lebih tinggi hingga 2026 dan tingkat jangka panjang yang sedikit lebih tinggi.
Beberapa anggota Komite menunjukkan pandangan bahwa tidak ada pemotongan tahun ini sementara ada peluang untuk kebijakan lebih ketat di masa mendatang. Dot plot mengungkap adanya perpecahan pendapat mengenai arah kebijakan ke depan. Pasar akan menilai apakah ini perubahan inti atau sekadar opini hawkish yang meningkat.
Powell menegaskan bahwa Fed belum siap mengabaikan tekanan harga tanpa konfirmasi bahwa disinflasi berjalan berkelanjutan, terutama pada biaya barang. Kebijakan pengetatan dinilai perlu untuk menjaga disinflasi, meskipun bukan skenario utama. Posisi kebijakan tampak dua arah tetapi tidak seimbang, dengan hambatan untuk menahan lebih tinggi lebih besar daripada menurunkan.
Fokus utama dipertajam pada tiga area: seberapa besar kekhawatiran inflasi ketika menghadapi kejutan energi dan tarif, sejauh mana proses disinflasi berjalan, dan bagaimana respons inflasi layanan. Sinyal yang menunda disinflasi barang atau menjaga inflasi jasa tetap tinggi bisa menambah tekanan bagi kebijakan yang lebih ketat.
Lebih lanjut, keseimbangan risiko di Komite menunjukkan bahwa inflasi bisa lebih dominan daripada pertumbuhan jika anggota lebih khawatir terhadap inflasi. Hal ini memperkuat argumen untuk mempertahankan kebijakan ketat lebih lama. Hasilnya, pasar akan memantau arah perdebatan internal terkait risiko tersebut.
Rilis Minutes diperkirakan pada pukul 18:00 GMT, dan pasar tidak mengharapkan perubahan besar terhadap pandangan saat ini. Nada kebijakan yang hawkish cenderung mendukung kestabilan imbal hasil obligasi AS dan menguatnya Greenback secara umum.
USD bisa menghadapi risiko jika lebih banyak anggota menunjukkan kekhawatiran terhadap pertumbuhan atau pasar kerja. Sinyal semacam itu bisa mengubah ekspektasi pasar dan menekan imbal hasil shorter term. Sebaliknya, jika dikisahkan sebagai prudent wait-and-see, pasar akan menahan diri dan valuta asing bergerak lebih terbatas.
Inti pesan Fed adalah bahwa kebijakan bukan sekadar berhenti, melainkan tetap mempertahankan posisi. Selama tidak ada perubahan berarti terkait pertumbuhan, ekspektasi ini menunjukkan kemungkinan suku bunga lebih tinggi untuk periode yang lebih lama. Akibatnya, peluang pemotongan tetap di level yang tinggi sehingga volatilitas pasar terbatasi.