SELL
209.250
206.000
211.000
GBPJPY adalah pasangan mata uang yang menggabungkan pound sterling (GBP) dan yen Jepang (JPY). Pergerakannya dipengaruhi oleh perbedaan kebijakan bank sentral, data ekonomi, serta sentimen risiko global. Trader biasanya memperhatikan rilis laporan ekonomi Inggris dan kebijakan BoJ untuk menilai arah jangka menengah.
Pair ini sering mencerminkan perbandingan kinerja ekonomi Inggris dan Jepang. GBPJPY memiliki likuiditas cukup tinggi di sesi Asia dan Eropa, meskipun volatilitasnya bisa lebih besar dibanding pasangan utama. Faktor likuiditas bikin tren cenderung mengikuti dinamika suku bunga dan risiko pasar secara umum.
Sejalan perkembangan pasar, volatilitas GBPJPY dipicu isu kebijakan moneter, gejolak politik, dan perubahan ekspektasi inflasi. Pelaku pasar memantau risiko Brexit, indikator ekonomi Inggris, serta penyesuaian kebijakan BoJ. Secara teknikal, analis kerap menggunakan moving average dan level support resistance untuk memetakan potensi tren jangka menengah.
Analisa GBPJPY hari ini menunjukkan bahwa sentimen terhadap pasangan ini dipengaruhi kebijakan moneter dan data ekonomi. Ketika bank sentral Inggris menunjukkan kecenderungan hawkish, pound berpotensi menguat terhadap yen meski risiko global bisa membatasi langkah naik. Sebaliknya, yen cenderung menguat dalam situasi risk-off, sehingga GBPJPY bisa turun meski data Inggris positif.
Konteks risiko global memainkan peran penting. Ketidakpastian geopolitik, perkembangan inflasi, dan pertumbuhan ekonomi dapat memicu aliran ke aset tempat berlindung. Jika risiko menurun dan kebijakan antara dua bank sentral mendukung sterling, pasangan ini berpotensi menguat.
Pelaku pasar juga mengamati arus dana dan spekulasi jangka pendek. Volume perdagangan bisa meningkat saat rilis data utama seperti laporan pekerjaan Inggris atau inflasi AS. Analisa teknikal menunjukkan volatilitas yang naik saat price action menembus level kunci.
Faktor utama adalah perbedaan kebijakan moneter antara Bank of England dan Bank of Japan. Jika BoE menaikkan suku bunga lebih agresif, GBP cenderung menguat terhadap yen. Perbedaan kebijakan juga memengaruhi risiko premi pada carry trade yang dapat menggerakkan pasangan.
Data makro seperti inflasi, pertumbuhan PDB, dan angka pekerjaan di Inggris mempengaruhi arah GBPJPY. Sementara itu, data Jepang terkait produksi industri dan permintaan domestik juga memiliki dampak signifikan. Perubahan ekspektasi terhadap kedua negara dapat mengubah dinamika pasangan secara cepat.
Kosakata risiko fiskal, dinamika Brexit, serta aliran modal asing juga membentuk arah GBPJPY. Kebijakan fiskal dan perubahan sentimen investor global bisa memicu pergeseran tren dalam beberapa minggu ke depan. Trader disarankan memantau rilis kalender utama sebagai bagian dari strategi trading.
GBP/JPY akhirnya turun ke level terendah multi-minggu, menunjukkan tekanan yang bertambah akibat penguatan yen menyeluruh. Pergerakan ini menegaskan bagaimana sentimen risiko globa…
Read MoreGBP/JPY kembali mengalami tekanan jual berat untuk hari ketiga berturut-turut. Sentimen pasar didorong oleh kombinasi faktor fundamental dan perbedaan arah kebijakan antara Inggris…
Read MoreGBP/JPY menunjukkan tekanan yang berkelanjutan karena gejolak politik di Britania Raya dan ketidakpastian kepemimpinan. Perdebatan tentang masa depan fiskal dan anggaran pemerintah…
Read MoreGBPJPY berada dalam tren turun untuk hari kedua berturut-turut, meski momentum jual belum berkembang. Hal ini mengindikasikan bahwa tekanan jual belum mengambil alih secara penuh p…
Read MoreGBPJPY melemah sekitar 0.21 persen pada sesi Amerika Serikat, terpengaruh ketidakpastian politik di Inggris yang mengguncang sentimen terhadap pound. Pergerakan ini membuat pasanga…
Read MoreGBP/JPY telah bergerak volatil setelah mencapai puncak sesi di sekitar 214.41 dan turun menuju 212.60 pada sesi Senin. Pergerakan ini mencerminkan adanya permintaan Yen yang mengua…
Read MoreGBPJPY menghentikan kenaikan beruntun selama empat hari di tengah beberapa reposisi menjelang pertemuan BoE. Pair ini turun sekitar 0,25% pada hari ini dan diperdagangkan mendeka…
Read MoreGBP/JPY memasuki fase konsolidasi bullish di kisaran sekitar 212,70-212,75 pada sesi Asia, setelah mencapai puncak sekitar satu setengah minggu. Pergerakan pasar secara umum masih…
Read MoreGBP/JPY menanjak lebih lanjut karena yen tetap berada dalam tekanan luas, dipicu kekhawatiran atas sikap fiskal ekspansif pemerintah Jepang. Pasar juga menanti pemilihan mendadak J…
Read MoreUSD/JPY terlihat ragu diperdagangkan di sekitar level 212,00 meski tren kenaikan harian masih moderat. Pasar menimbang faktor teknikal seperti level support dan resistance, sambil…
Read More