Pasar keuangan mengalami fluktuasi pada hari Kamis, dengan volatilitas signifikan selama jam perdagangan AS. Pergerakan harga mencerminkan ketidakpastian seputar dinamika kebijakan moneter dan faktor risiko global. Pelaku pasar menilai prospek pertumbuhan, imbal hasil, dan likuiditas yang cenderung berubah-ubah dalam sesi yang penuh tantangan.
Fokus utama beralih pada pernyataan Donald Trump yang menuntut The Fed untuk memangkas suku bunga secara signifikan. Trump menuduh bahwa kebijakan Powell merugikan ekonomi dan keamanan nasional AS. Sinyal kebijakan yang tidak konsisten menambah volatilitas dan mendorong spekulasi tentang arah kebijakan di masa depan.
Aksi jual di sektor teknologi mendorong penurunan Wall Street, meskipun rilis laporan pendanaan beberapa perusahaan membawa dukungan sesaat. Microsoft melaporkan pengeluaran rekor untuk kuartal terakhir 2025, menimbulkan kekhawatiran bahwa investasi di AI akan memakan waktu lebih lama untuk membuahkan hasil. Secara umum, pasar terus mencari arah antara optimisme laba dan kekhawatiran atas dinamika inflasi.
The Fed mempertahankan suku bunga dana federal tidak berubah pada pertemuan terakhir, sesuai dengan ekspektasi pasar. Ketua Powell menyampaikan nada yang lebih netral dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, sambil menegaskan bahwa ekonomi AS tumbuh dengan kecepatan yang solid. Ia menambahkan bahwa penciptaan pekerjaan tetap moderat, tingkat pengangguran stabil, dan inflasi tetap agak tinggi.
Pernyataan Powell memberi sinyal bahwa lintasan kebijakan akan tetap berhati-hati meskipun prospek ekonomi masih kuat. Pasar menilai risiko inflasi yang belum reda dan kemungkinan pengetatan lebih lanjut jika data harga menunjukkan tekanan yang lebih besar. Ketidakpastian kebijakan menjaga volatilitas di pasar obligasi dan saham teknologi dalam beberapa sesi belakangan.
DXY diperdagangkan mendekati 96.20, pulih dari level terendah empat tahun, menandakan adanya rebound sentimen terhadap dolar. Sementara itu AUDUSD berada di sekitar 0.7020, menunjukkan dinamika antara kekuatan dolar Australia dan permintaan komoditas global. Emas berada di area harga yang lebih tinggi, menghimpun minat pelindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.
Pergerakan AUDUSD diperdagangkan di sekitar 0.7020, didorong oleh momentum kenaikan dolar Australia dan optimisme terhadap permintaan komoditas. Pasangan mata uang utama lain juga menunjukkan volatilitas akibat perubahan sentimen risiko global. Investor menimbang arah aliran modal di tengah potensi perubahan kebijakan moneter serta data ekonomi yang akan datang.
EURUSD berada di sekitar 1.1950, tidak berubah banyak meski berada dekat level tertinggi empat tahun dua hari sebelumnya. GBPUSD berada di sekitar zona 1.3790, menampilkan posisi relatif lebih kuat terhadap dolar AS di tengah volatilitas pasar. Pelaku pasar menunggu data ekonomi utama untuk mengonfirmasi arah jangka pendek.
Emas diperdagangkan mendekati zona harga $5.330 setelah mencapai level tertinggi rekornya sebelumnya di $5.598 dalam sesi Asia, menunjukkan minat perlindungan nilai pada saat risiko meningkat. Dari sisi data, para pelaku pasar menantikan rilis PDB Jerman, PDB Zona Euro, IHK Jerman, dan IHP AS untuk menimbang arah kebijakan serta potensi tekanan harga. Rilis data tersebut berpotensi memicu pergeseran likuiditas lintas aset dan meningkatkan volatilitas jangka pendek.