ARGO Pantes Tbk Capex Rp250 Miliar 2026: Ekspansi Gudang Modern dan Kemitraan J&T Cargo Dorong Pertumbuhan Sewa

ARGO Pantes Tbk Capex Rp250 Miliar 2026: Ekspansi Gudang Modern dan Kemitraan J&T Cargo Dorong Pertumbuhan Sewa

trading sekarang

Di tengah dinamika industri logistik dan e-commerce yang semakin kompetitif, PT Argo Pantes Tbk menunjukkan arah perubahan strategi yang beralasan kuat. Langkah ini tidak sekadar menebalkan lini produk, melainkan menegaskan transisi dari sektor tekstil menuju solusi pergudangan modern yang menjadi mesin penggerak pendapatan. Pihak analis di Cetro Trading Insight menilai langkah ini sejalan dengan tren permintaan fasilitas gudang yang semakin cepat berkembang, sehingga berpotensi memperkuat posisi ARGO di pasar.

Per 2026, perusahaan menyiapkan belanja modal sekitar Rp250 miliar untuk memperbaiki infrastruktur, renovasi gudang yang sudah ada, dan membangun fasilitas baru guna meningkatkan kapasitas area sewa. Langkah ini diperkirakan akan mempercepat throughput logistik dan menurunkan biaya operasional per unit volume. Selain itu, peningkatan fasilitas juga diharapkan menarik tenant dengan kontrak jangka panjang yang lebih stabil.

Manajemen menekankan bahwa fokus utama bukan sekadar memperluas luas gudang, melainkan meningkatkan kualitas penyewa melalui kontrak jangka panjang. Hal ini diyakini akan menciptakan arus kas yang lebih stabil dan berkelanjutan bagi perusahaan. Seiring dengan itu, CAPEX diproyeksikan memperkuat posisi ARGO sebagai solusi logistik yang andal.

Selain total anggaran Rp250 miliar, target peningkatan luas area gudang di Bekasi dan Tangerang sekitar 75.000 meter persegi. Proyek ini dirancang untuk memperluas kapasitas penyewaan dan mendorong pertumbuhan pendapatan sewa yang lebih terukur. Langkah ini juga sejalan dengan upaya meningkatkan daya saing perseroan di pasar logistik yang sedang tumbuh.

Alokasi CAPEX terbesar diproyeksikan untuk pembangunan gudang yang akan dikerjasamakan dengan J&T Cargo dengan anggaran Rp120 miliar. Lokasi proyek berada di Cikokol, Tangerang, dan masa sewanya mencapai 10 tahun. Menurut manajemen, proyek ini siap dieksekusi begitu ada kepastian pendanaan pada kuartal III 2026.

Targetnya pada kuartal III 2026 perseroan sudah mendapatkan sumber pendanaan untuk segera mengeksekusi proyek tersebut. Proyek ini mencakup sekitar 23.500 meter persegi lokasi sewa, yang diharapkan memberi kontribusi signifikan terhadap kapasitas total. Rencana pendanaan telah dipastikan pada Februari 2026 saat penandatanganan kesepakatan kerja sama dengan J&T Cargo.

Prospek jangka panjang: arus kas berkelanjutan melalui penyewaan jangka panjang

Kontribusi segmen pergudangan terhadap pendapatan perseroan telah meningkat secara signifikan dan mencapai hampir 70% pada tahun 2025. Hal ini menandai pergeseran fokus perseroan dari industri tekstil menuju logistik modern. Kinerja ini meningkatkan kredibilitas terhadap strategi ekspansi yang didorong capex besar.

Meski kapasitas tersedia cukup luas, tingkat okupansi saat ini baru sekitar 50 persen dari total potensi lahan yang dapat dimonetisasi. Peningkatan okupansi menjadi faktor utama untuk meningkatkan profitabilitas. Perbaikan fasilitas dan kontrak jangka panjang diharapkan mendorong tingkat sewa.

Para analis pasar melihat peluang besar dari pertumbuhan ekonomi digital dan kebutuhan rantai pasok yang lebih efisien. Argo Pantes berpeluang memanen manfaat dari permintaan sewa gudang FMCG, e-commerce, dan perusahaan kurir. Risiko utama adalah persaingan dan biaya modal yang tinggi meski prospek jangka panjang tetap positif.

banner footer