ARGO Tahan Tekanan USD dengan Strategi Pergudangan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

ARGO Tahan Tekanan USD dengan Strategi Pergudangan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

trading sekarang

Di tengah dinamika kurs Rupiah yang melemah, Argo Pantes Tbk menyatakan utang dalam dolar AS senilai USD38 juta tidak memberi tekanan signifikan terhadap arus kas perusahaan. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Direktur Humprey pada Public Expose Live 2026 yang digelar di Jakarta.

Sebagian besar utang itu, sekitar 80%, adalah obligasi subordinasi tanpa kupon. Artinya, tidak ada kewajiban membayar bunga secara berkala dalam periode berjalan, sehingga beban bunga jangka pendek relatif rendah meski nilai tukar bergerak fluktuatif.

Jatuh tempo utang masih panjang, yakni 2031, sehingga dampak pelemahan rupiah lebih bersifat pembukuan daripada pembiayaan kas keluar. Manajemen menilai bahwa risiko kurs dapat dimitigasi tanpa mengganggu likuiditas jangka pendek perusahaan.

ParameterNilai
Utang USDUSD 38 juta
Proporsi subordinated zero coupon≈80%
Jatuh tempo2031
Kontribusi pergudangan terhadap pendapatan (2025)≈70%
Pendapatan pergudangan (2025)Rp77 miliar

Transformasi bisnis Argo Pantes memposisikan segmen pergudangan dan logistik sebagai sumber pertumbuhan utama perusahaan. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan fokus menguatkan kapasitas dan operasional di bidang ini untuk menghadapi permintaan pasar yang meningkat.

Data kinerja 2025 menunjukkan kontribusi segmen pergudangan mencapai sekitar 70 persen dari total pendapatan. Pendapatan dari sektor ini mencapai sekitar Rp77 miliar, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan Rp36 miliar pada tahun 2022.

Seiring dengan transformasi bisnis, Argo Pantes juga melanjutkan proyek pengembangan fasilitas pergudangan, termasuk pembangunan gudang untuk J&T Cargo di kawasan Cikokol, Tangerang. Langkah ini diharapkan meningkatkan kapasitas logistik serta tingkat layanan bagi mitra logistik utama.

Meski risiko nilai tukar tetap diawasi, manajemen menilai bahwa ada cukup waktu hingga 2031 untuk menata struktur kewajiban dalam mata uang asing melalui berbagai opsi yang sedang dikaji. Diskusi dengan pihak terkait tengah berlangsung untuk menyusun action plan mitigasi risiko kurs.

Pada 2025, kinerja keuangan menunjukkan perbaikan dengan ekuitas naik sekitar 58 persen atau Rp66 miliar, didorong oleh peningkatan kinerja operasional dan restruktur akun warisan bisnis lama. Hal ini menjadi indikasi bahwa proses transformasi sedang mengakar pada grunn kerja keuangan perusahaan.

Dengan peningkatan tingkat okupansi, kontrak sewa jangka panjang, dan ekspansi pergudangan, fundamental Argo Pantes dipandang kuat untuk beberapa tahun ke depan. Analisis ini disampaikan oleh Cetro Trading Insight (platform kami), yang menilai bahwa probabilitas pertumbuhan jangka panjang tetap positif meski rekomendasi trading tidak diberikan di saat ini.

banner footer