Jocelyn Paquet dari NBC berpendapat bahwa ekonomi AS tetap akan tumbuh kuat meski konflik di Timur Tengah dan harga minyak yang lebih tinggi. Proyeksi NBC menunjukkan PDB sebesar 2,5% untuk 2026 dan 2,1% untuk 2027. Artikel ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami dinamika yang sedang berlangsung.
Di jalur kebijakan, NBC menegaskan bahwa bank sentral masih mengantisipasi dua pemotongan suku bunga Federal Reserve pada tahun ini. Namun risiko kebijakan melambat muncul karena inflasi masih berada di atas target 2%. Kondisi ini menambah ketidakpastian bagi investor karena arah kebijakan moneter menjadi kunci bagi momentum ekonomi.
Meski ada tantangan eksternal, stabilitas permintaan domestik dan isu tenaga kerja yang kuat diharapkan menjaga pertumbuhan tetap bertahan. Penilaian ini menekankan bahwa faktor-faktor global perlu dipantau, khususnya harga energi dan dinamika perdagangan internasional. Dengan fondasi itu, para pelaku pasar bisa menimbang potensi peluang sambil mengelola risiko.
Konflik Timur Tengah diperkirakan memberi dampak negatif pada pertumbuhan melalui penurunan permintaan luar negeri dan tekanan ekspor. Hal ini menambah beban pada suasana ekonomi global dan mengubah aliran modal investor. Dalam konteks ini, harga minyak yang lebih tinggi turut mendorong volatilitas di pasar keuangan.
Inflasi yang masih berada di atas target 2% membuat Federal Reserve cenderung berhati-hati terhadap pelonggaran kebijakan. Meskipun NBC menahan proyeksi dua pemotongan suku bunga tahun ini, risiko bahwa kebijakan akan tetap netral atau lebih restriktif meningkatkan volatilitas pasar. Para analis menilai jalur kebijakan akan dipengaruhi oleh data inflasi dan pertumbuhan aktual.
Para pembuat kebijakan ingin menghindari kesalahan masa lalu ketika mereka meremehkan dampak gangguan pasokan seperti invasi Rusia terhadap Ukraina. Oleh karena itu, langkah-langkah pengetatan atau pelonggaran bisa disesuaikan secara hati-hati guna menjaga kredibilitas inflasi.
Dalam skenario dasar NBC, peningkatan pekerjaan di paruh kedua tahun ini diharapkan menjaga konsumsi rumah tangga tetap kuat. Perbaikan lapangan kerja mendukung pendapatan dan kepercayaan konsumen yang menjadi motor utama permintaan domestik. Kondisi ini berkontribusi pada stabilitas belanja rumah tangga.
Secara keseluruhan, NBC menilai PDB sekitar 2,5% untuk tahun berjalan. Angka tersebut menunjukkan kelangsungan pertumbuhan meski menghadapi gejolak regional. Sebagai gambaran, konteks energi dan tekanan harga turut membentuk dinamika ini.
Untuk 2027, NBC menempatkan pertumbuhan pada sekitar 2,1%, dengan asumsi inflasi perlahan kembali ke target dan aktivitas ekonomi tetap stabil. Investor perlu fokus pada kebijakan Fed, dinamika tenaga kerja, dan perubahan harga energi sebagai indikator utama perubahan momentum. Analisis ini membantu pembaca menilai risiko dan peluang di pasar makro.