
AUD/JPY bergerak di sekitar level 113.70 pada Senin, didorong oleh ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut di Australia. Pasar memperkirakan bahwa suku bunga kebijakan RBA bisa mencapai 4.7% pada akhir 2026, tanpa potongan hingga 2028. Kondisi ini menambah dukungan bagi AUD meski yen Jepang masih menghadapi tekanan relatif.
RBA baru saja menaikkan suku bunga menjadi 4.35%, memulihkan level tertinggi sejak Desember 2024. Kenaikan tersebut menjadi bagian dari tiga kali peningkatan tahun ini karena inflasi di Australia tetap tinggi. Proyeksi jangka panjang memperkuat ekspektasi bahwa kebijakan yang lebih restriktif bisa bertahan lebih lama.
Faktor geopolitik di Timur Tengah terus mendorong harga energi dan komoditas, sehingga tekanan inflasi bisa bertahan. Proyeksi RBA menunjukkan kebijakan tinggi hingga akhir tahun, dengan asumsi tidak ada pelonggaran sebelum 2028. Sentimen risiko global yang membaik juga mendukung AUD, meski peringatan intervensi Jepang tetap membatasi potensi kenaikan.
Di sisi Jepang, yen tetap berada di bawah tekanan akibat lonjakan harga minyak dan prospek ekonomi yang tidak pasti. Ketergantungan Jepang pada impor energi menjadikan JPY sangat sensitif terhadap pergerakan biaya energi. Kondisi ini menjaga AUDJPY dalam kisaran yang lebih luas meski faktor domestik Australia sedang mendukung AUD.
Perkembangan harga energi global menambah beban terhadap yen, sementara kebijakan Jepang cenderung tidak sejalan dengan peningkatan yield. Meskipun demikian, risiko intervensi oleh otoritas Jepang tetap nyata, sehingga upside AUDJPY bisa dibatasi. Investor juga memantau bagaimana dinamika hubungan AS-China mempengaruhi permintaan ekspor Australia.
Laporan pekan lalu mengindikasikan Tokyo melakukan intervensi di pasar mata uang selama Golden Week dengan estimasi antara ¥4 triliun hingga ¥5 triliun. Pejabat mata uang Jepang menegaskan bahwa intervensi lanjutan masih mungkin jika diperlukan. Kondisi ini menambah lapisan risiko bagi trader yang mengejar pergerakan berkelanjutan pada pasangan ini.
Secara umum, AUD/JPY tetap didorong oleh sentimen risiko yang membaik dan kebijakan RBA yang lebih restriktif, meski hambatan teknikal dan risiko intervensi Jepang perlu diawasi. Perkembangan positif terkait perdagangan Australia dapat turut memberikan dukungan bagi AUD dalam beberapa sesi ke depan.
Level sekitar 113.70 menjadi acuan teknikal utama yang bisa menentukan arah pasangan ini. Jika momentum tetap positif, target ke kisaran 114.40–114.50 bisa tercapai, namun batasan geopolitik dan dinamika kebijakan bisa membatasi gerak naik.
Strategi perdagangan yang direkomendasikan adalah BUY dengan open 113.70, target 114.45, dan stop loss 113.20. Ini memberikan rasio risiko-keuntungan sekitar 1:1.5 jika momentum tetap mendukung AUD. Trader perlu memantau tanda-tanda potensi intervensi Jepang dan perubahan sentimen risiko global.