AUD/USD berada di sekitar 0.6960 setelah data inflasi Australia yang lebih lemah mengurangi tekanan pada pasangan ini. Namun ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan melanjutkan kebijakan hawkish membatasi penurunan lebih dalam. Di sisi lain, dolar AS menguat didorong oleh kehati-hatian kebijakan Federal Reserve dan daya tariknya sebagai aset aman turut menahan upside AUD/USD.
Data inflasi Februari di Australia menunjukkan penurunan headline CPI menjadi sekitar 3,7% secara tahunan. Meski demikian, tekanan inflasi inti tetap di atas target, sehingga kebijakan moneter tetap menjadi fokus pasar. Kenaikan Trimmed Mean CPI bulan Februari sebesar 0,2% secara bulanan dan 3,3% secara tahunan turut memperkuat pandangan bahwa RBA masih bisa menahan langkah hawkish.
Perkembangan harga minyak yang volatil dan ketegangan geopolitik menjaga sentimen risiko tetap tidak stabil. Pasar melihat potensi kenaikan harga minyak terkait dinamika Iran bisa mendorong inflasi global lagi ke depan. Dalam konteks ini, dolar AS tetap kuat sehingga menahan rebound signifikan pada AUD/USD meskipun data domestik relatif lemah.
Pada kerangka 4 jam, AUD/USD diperdagangkan sekitar 0.6962. Bias jangka pendek netral dengan kecenderungan bearish karena harga berada di bawah moving average 20 dan moving average 100 yang berada cenderung menurun. Pergerakan harga gagal mempertahankan diri di zona resistance lokal, sehingga kenaikan intraday terbatas.
Harga belum mampu menembus zona resistance utama di sekitar 0.6964 dan 0.6972. Indikator RSI berada di sekitar 40, menunjukkan momentum lemah alias hanya sedikit tekanan jual, bukan sinyal jual yang kuat. Penutupan di bawah resistance ini menambah peluang bias menurun dalam jangka pendek.
Di sisi bawah, dukungan terlihat di 0.6959 dan 0.6944. Penembusan jelas di bawah 0.6944 akan menegaskan tekanan jual yang lebih besar dan membuka jalan ke level yang lebih rendah dalam kerangka 4 jam. Sebaliknya, gagasan pergerakan lebih lanjut bisa berubah jika harga berhasil menembus 0.6972 secara jelas.
Secara umum, pengambilan keputusan perdagangan akan sangat bergantung pada bagaimana harga menembus level kunci dalam beberapa sesi ke depan. Konstruksi risiko/reward tetap menjadi pertimbangan utama bagi trader yang mempertimbangkan posisi jual. Saat ini, kondisi teknikal menunjukkan potensi arah ke bawah jika resistance gagal ditembus dan harga turun lebih lanjut.
Jika harga menembus 0.6944 dengan momentum yang cukup, tekanan jual diperkirakan menguat dan pair dapat bergerak ke level support yang lebih rendah. Namun, risiko berita ekonomi, terutama terkait inflasi global dan kebijakan moneter, bisa memicu pembalikan sementara. Trader sebaiknya memperhatikan perubahan likuiditas saat rilis data penting.
Sebagai rekomendasi umum, gunakan target profit sekitar 0.6942 dan stop loss di 0.6975 untuk menjaga risk-reward di atas 1:1.5 jika skenario jual terkonfirmasi. Pastikan juga menjaga ukuran posisi sesuai toleransi risiko karena ketidakpastian pasar masih tinggi. Artikel ini disusun oleh Cetro Trading Insight.