AUD/USD Menguat setelah RBA dan Harga Minyak; NFP AS jadi Pusat Fokus

AUD/USD Menguat setelah RBA dan Harga Minyak; NFP AS jadi Pusat Fokus

Signal AUD/USDBUY
Open0.704
TP0.711
SL0.701
trading sekarang

AUD/USD rebound ke sekitar 0.7040 pada sesi Asia Jumat mencerminkan pemulihan dinamis setelah kerugian Kamis. Pelaku pasar menimbang data tenaga kerja AS dan arah kebijakan Federal Reserve sebagai panduan utama. Sinyal ini juga didukung oleh kinerja AUD yang relatif kuat karena ekspektasi bahwa RBA akan menaikkan suku bunga lebih lanjut.

Pada pertemuan kebijakan Februari lalu membawa OCR naik 25 bps menjadi 3.85%, dengan Gubernur Michele Bullock menegaskan kebutuhan pengetatan karena risiko inflasi berada di sisi atas. Lonjakan harga minyak akibat konflik di Timur Tengah menambah tekanan inflasi, mendorong investasi bahwa kebijakan moneter Australia tetap dalam mode pengetatan. Beberapa analis memperkirakan peluang RBA menaikkan lagi menjadi 4.1% pada pertemuan 17 Maret, meskipun pasarnya telah menilai kemungkinan kenaikan hingga Mei dan sisa tahun ini.

Di sisi dolar AS, indeks DXY bergerak mendatar sekitar 99.00 karena investor menunggu rilis NFP Februari untuk petunjuk kebijakan Fed. Secara umum, sentimen pasar cenderung berhati-hati karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Dalam konteks tersebut, AUD terlihat lebih tahan banting terhadap dolar, menambah peluang bagi pasangan ini untuk menembus resistance di sekitar 0.7100 jika tren naik bertahan.

Harga minyak mentah global melonjak karena kekhawatiran pasokan akibat konflik di Timur Tengah yang melibatkan AS, Israel, dan Iran. Kondisi ini memperkirakan tekanan inflasi lebih tinggi bagi Australia melalui biaya energi dan transportasi. Kenaikan biaya energi meningkatkan potensi RBA untuk melanjutkan jalur pengetatan meskipun volatilitas pasar meningkat.

Menurut laporan Reuters, probabilitas RBA menaikkan suku bunga lagi menjadi 4.1% pada pertemuan 17 Maret diperkirakan sekitar 33 persen. Pasar juga sepenuhnya memprakirakan kenaikan untuk Mei, dengan peluang tambahan di akhir tahun. Narasi ini menambah dukungan pada AUD untuk melanjutkan tren kenaikannya terhadap USD.

Di sisi lain, USD bergerak relatif tenang dengan DXY mendekati 99.0 karena investor menimbang dinamika geopolitik dan data ekonomi yang akan datang. Sentimen risiko global tetap menjadi faktor penentu arah mata uang utama, terutama jika minyak dan inflasi tetap tinggi. Secara keseluruhan, AUD/USD bisa mempertahankan tren naik asalkan sentimen risiko tetap positif.

NFP AS dan Prospek Kebijakan Fed Serta Risiko Pasar

Investors menanti rilis Non-Farm Payrolls (NFP) AS untuk Februari, dengan fokus pada bagaimana angka pekerjaan mempengaruhi durasi serta sifat pengetatan kebijakan Federal Reserve. Data akan dirilis pada pukul 13:30 GMT dan diproyeksikan bisa menggiring volatilitas pasar. Pasar tetap menakar AUD terhadap USD melalui respons terhadap NFP sebagai indikator utama arah likuida.

Kalau NFP menunjukkan kekuatan ekonomi, ekspektasi kenaikan suku bunga Fed bisa menguat, memberi dukungan pada dolar AS dan menekan AUD/USD. Namun seandainya data NFP mengecewakan, sentimen risiko bisa kembali menguat dan AUD berpotensi lanjut menguat terhadap USD. Investor perlu menimbang risiko koreksi harga serta peluang breakout sesuai dinamika data ekonomi.

Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight, bagian analisis pasar dari Cetro. Tim kami menekankan bahwa rekomendasi Buy akan tetap relevan jika pergeseran teknikal dan fundamental sejalan, dengan target taktis yang mengimbangi risiko pada level open, stop loss, dan take profit. Pemantauan rilis data utama serta pergerakan harga secara dinamis akan membantu manajemen posisi yang lebih efektif.

broker terbaik indonesia