AUD/USD Tertekan Dolar AS Menguat; Inflasi Lemah Membuat Ketidakpastian Pasar Forex

AUD/USD Tertekan Dolar AS Menguat; Inflasi Lemah Membuat Ketidakpastian Pasar Forex

AUD/USD berjuang di tengah penguatan Dolar AS. Data inflasi Amerika yang lebih lemah tidak mengubah tren kenaikan nilai dolar secara signifikan, sehingga pasangan ini tetap berada di wilayah lemah. Investor fokus pada dinamika tenaga kerja dan ekspektasi kebijakan The Fed. Kondisi ini menciptakan wajah pasar yang berhati-hati bagi trader yang bermain pada pasangan ini.

IHK inti AS menunjukkan tekanan yang menurun meskipun tetap di atas target. Angka 0,2% untuk bulan Desember menambah tanda bahwa inflasi mulai mereda, sementara yoy 2,6% menyamai level terendah empat tahun. Laporan Nonfarm Payrolls yang kuat dan penurunan tingkat pengangguran menambah dinamika pasar tenaga kerja yang kokoh. Kondisi ini meningkatkan peluang bagi The Fed untuk mempertahankan jeda dalam pengetatan kebijakan.

Sementara itu AUD berpotensi menguat jika ekspektasi kenaikan suku bunga RBA membaik setelah rebound data perumahan. Data izin mendirikan bangunan Australia reborn 15,2% MoM ke 18.406 unit pada November 2025, menunjukkan kekuatan permintaan perumahan. Namun, tekanan dari dolar AS yang kuat tetap menjadi risiko utama bagi AUD/USD. Pasangan ini masih rentan terhadap pergeseran kebijakan global yang dapat mengubah arus modal.

Katalis Data Ekonomi Australia dan Tiongkok

Neraca perdagangan Tiongkok diperkirakan mencapai 113,6 miliar dolar pada Desember, sejalan dengan kenaikan ekspor 3,0% YoY dan impor 0,9% YoY. Angka tersebut menambah dorongan bagi permintaan global dan sektor komoditas yang menjadi pendorong utama AUD. Dalam konteks ini, AUD tetap sensitif terhadap berita dari mitra dagang utama Australia tersebut.

Data eksternal ini menambah gambaran bahwa permintaan dunia menunjukkan tanda-tanda pemulihan, meskipun terdapat berbagai risiko kebijakan yang membayangi. Pergerakan neraca China dapat menjadi katalis bagi likuiditas pasar dan arus modal. Apabila ekspor China tetap kuat, pasar komoditas bisa tetap mendapat dukungan, yang secara tidak langsung menguntungkan AUD.

Para pelaku pasar memantau rilis neraca perdagangan Desember China untuk memahami trajektori ekonomi regional. Ekspektasi atas peningkatan perdagangan bisa memicu reaksi pada aset berisiko, termasuk pasangan mata uang komoditas seperti AUD. Ketidakpastian kebijakan di berbagai wilayah membuat arah AUD/USD tetap berisiko, meski tekanan dari data China terlihat menjanjikan.

Implikasi Perdagangan dan Rencana Strategi

Tekanan dari Dolar AS yang menguat menimbulkan tantangan bagi AUD/USD, walau ada peluang jika AUD mendapat dukungan dari dinamika moneter domestik. Faktor sentimen global dan pergeseran risiko juga berperan dalam pergerakan pasangan mata uang ini. Trader perlu mempertimbangkan skenario volatilitas yang meningkat menjelang rilis data kunci berikutnya.

RBA dilaporkan menambah ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut setelah rebound kuat data perizinan bangunan, meskipun inflasi versi konsumen masih di atas target. Kebijakan yang lebih ketat di Australia bisa memperkuat AUD, tetapi gap kebijakan dengan The Fed tetap besar. Perhitungkan dampak faktor internasional terhadap aliran modal dan volatilitas AUD/USD.

Untuk perdagangan, pembaca disarankan mempraktikkan manajemen risiko yang ketat dan memasang target harga yang realistis. Jika skenario bullish tidak terkonfirmasi, arah turun bisa terjadi dengan cepat. Rencana trading yang proporsional antara risiko dan potensi imbalan diperlukan untuk menghadapi dinamika pasar yang tidak pasti.

IndikatorNilai
IHK inti AS Des0,2% MoM; 2,6% YoY
Izin Mendirikan Bangunan Australia (Nov)18.406 unit; +15,2% MoM
Neraca Perdagangan China (Des)$113,6 miliar
Ekspor China YoY (Des)+3,0%
Impor China YoY (Des)+0,9%

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image