Ketegangan geopolitik di sekitar Terusan Hormuz meningkatkan ketidakpastian pasokan minyak global. Peristiwa tersebut mendorong investor untuk menilai ulang eksposur risiko di portofolio mereka. Akibatnya, volatilitas di valuta dan komoditas meningkat, meski beberapa aset tetap berada dalam batas volatilitas yang terukur. Cetro Trading Insight mencatat bahwa dinamika pasar saat ini dipengaruhi oleh perubahan aliran risiko global dan respons kebijakan ekonomi negara-negara utama.
Dalam konteks AUD/USD, sentimen risk-off membuat pasar cenderung waspada terhadap aset berisiko. Pair tersebut akhirnya berpotensi melandai setelah kenaikan awal, bergerak sekitar 0.7145 pada sesi Asia. Penurunan ini sejalan dengan pergerakan indeks saham seperti S&P 500 futures yang terpantau turun sekitar 0.53% menuju level sekitar 7.100.
Di sisi mata uang utama, DXY menguat tipis sekitar 0.1% di sekitar 98.70, mencapai level tertinggi dalam satu pekan. Data PMI Australia April yang lebih kuat dari perkiraan juga menjadi faktor pendukung bagi optimisme ekonomi domestik meskipun pasar menghindari risiko secara global. Secara keseluruhan, dinamika ini menambah tantangan bagi AUD untuk mempertahankan momentum dalam jangka pendek.
Secara teknikal, AUD/USD berada dalam tekanan jangka pendek namun tetap mempertahankan bias bullish yang terkompor karena harga diperdagangkan di atas 20-period EMA pada sekitar 0.7086. Indikator RSI berada di sekitar 60, menunjukkan momentum positif tanpa menunjukkan kejenuhan berlebih. Hal ini menandakan ruang bagi reli lebih lanjut jika dukungan teknis tetap terjaga.
Level kunci yang perlu diperhatikan adalah support di 0.7086 yang mewakili area moving average penting. Break di bawah level tersebut berpotensi mencerminkan pelemahan lebih lanjut, sementara dikedepan, resisten utama berada di sekitar 0.7222 dengan potensi breakout menuju 0.7300 jika momentum tetap terjaga. Target tersebut mencerminkan peluang berkelanjutan hingga level psikologis berikutnya.
Untuk strategi perdagangan, skenario yang disarankan adalah pembelian dengan open sekitar 0.7145. Stop loss ditempatkan di 0.7086, sedangkan target keuntungan di 0.7300. Rasio risiko-imbalan lebih dari 1:1.5, dengan potensi upside yang sejalan dengan dinamika teknikal dan risiko geopolitik yang sedang berlangsung.