AUD/JPY melemah mendekati 106.45 pada awal sesi Eropa, mencerminkan penawaran terhadap AUD dan peningkatan daya tarik yen sebagai pelindung nilai. Pergerakan ini menunjukkan bahwa pasar saat ini lebih mengutamakan keamanan modal daripada ekspektasi volatilitas jangka pendek. Dalam konteks ini, arah teknikal menjadi fokus utama bagi trader yang mengamati pasangan ini.
Yen menguat terhadap Dolar Australia karena investor beralih ke aset safe-haven di tengah kekhawatiran atas dinamika kebijakan perdagangan. Ketidakpastian sekitar Greenland dan potensi tarif menambah tekanan risiko, mendorong pelaku pasar untuk mengutamakan perlindungan posisi dalam jangka pendek.
Di balik dinamika tersebut, fokus investor kini beralih ke laporan ketenagakerjaan Australia yang akan dirilis Jumat. Data yang diperkirakan menunjukkan unemployment naik menjadi 4,4% dari 4,3% serta penambahan pekerjaan sekitar 30 ribu. Meski angka pekerjaan membaik secara parsial, perubahan itu dapat membatasi kerugian AUD jika tanda-tanda rebound terlihat jelas.
Isu perdagangan internasional tetap menjadi pendorong utama bagi AUDJPY dalam beberapa hari mendatang. Presiden AS akan membahas Greenland di Davos, dengan potensi tarif hingga 25% jika kesepakatan tidak tercapai. Ketegangan ini meningkatkan daya tarik yen sebagai safe-haven dan berisiko menekan AUDJPY lebih lanjut.
Selain itu, langkah fiskal Jepang turut membentuk konteks bagi yen. Rencana PM Sanae Takaichi untuk memotong pajak dan meningkatkan pengeluaran menimbulkan keraguan terhadap kesehatan keuangan negara, sehingga bisa membatasi peluang yen untuk menguat terlalu jauh.
Para pelaku pasar akan menilai kombinasi faktor geopolitik dan kebijakan fiskal Jepang ketika menanggapi rilis data Australia. Secara teknikal, volatilitas bisa meningkat menjelang keputusan kebijakan, sehingga pendekatan hati-hati menjadi wajar.
Laporan ketenagakerjaan Australia Desember menjadi fokus utama minggu ini. Data diperkirakan menunjukkan unemployment naik ke 4,4% dari 4,3%, dengan perubahan pekerjaan sekitar 30 ribu orang. Angka-angka ini berpotensi mempengaruhi arah AUD terhadap pasangan berisiko seperti AUDJPY.
Perbaikan yang diantisipasi di pasar tenaga kerja Australia bisa membatasi kerugian Aussie jika data menunjukkan rebound; namun tekanan dari ancaman tarif dan risiko global tetap menjadi faktor penentu. Investor juga akan mempertimbangkan bagaimana data ini menyerap dinamika risiko geopolitik yang sedang berlangsung.
Secara teknikal, rilis data yang tidak menentu dapat memperberat volatilitas jangka pendek. Dengan open sekitar 106.45, rekomendasi posisi jual pada AUDJPY bisa mempertimbangkan target sekitar 104.95 sebagai tp dan stop loss di 107.45, untuk rasio risiko hingga 1:1,5.