AUDUSD Rebound Teknis Menuju 0.7020 Didukung PMI Australia dan Prospek RBA

AUDUSD Rebound Teknis Menuju 0.7020 Didukung PMI Australia dan Prospek RBA

Signal AUD/USDBUY
Open0.698
TP0.702
SL0.696
trading sekarang

Pemantauan ekonomi global menunjukkan PMI komposit Australia turun menjadi 46.6 pada bulan Maret, menandakan kontraksi yang semakin dalam pada aktivitas sektor swasta. Sementara itu AUDUSD rebound sekitar 0.4 persen pada hari Selasa, berlanjut dari dini sesi yang melemah dekat 0.6900, dan bertransisi mendekati 0.6950. Pergerakan ini sempat mencoba menembus 0.6980 pada sesi tersebut, didorong optimisme atas potensi gencatan senjata dan sentimen risiko yang membaik.

Di sisi lain, data AS juga menonjol, dengan pesanan barang tahan lama Februari turun 1.4 persen, melampaui ekspektasi penurunan 0.5 persen. Namun pembacaan eks-transportasi menunjukkan pembacaan positif dengan kenaikan 0.8 persen. Pembicara Federal Reserve beragam, dengan Williams bersikap netral sementara Goolsbee cenderung lebih hawkish. Pasar tetap menantikan perkembangan progres mengenai perjanjian Iran untuk membuka Selat Hormuz sebelum tenggat waktu 8 malam ET.

Meski ada tantangan, para analis menilai bahwa jika ada kesepakatan atau perpanjangan tenggat waktu, harga minyak mentah bisa turun dan tekanan inflasi global bisa mereda. Hal tersebut berpotensi memberikan dukungan terhadap mata uang sensitif risiko seperti AUD. Selain itu, FOMC Minutes dan pidato pejabat Federal Reserve yang mendekat juga menjadi fokus pasar karena dapat mempengaruhi ekspektasi kebijakan moneter.

PMI Australia untuk Maret turun menjadi 46.6, dengan PMI Layanan 46.3, menandakan kelanjutan kontraksi output sektor swasta. TD-MI Inflation Gauge melonjak 1.3 persen secara bulanan pada Maret, dan tingkat tahunan naik menjadi 4.3 persen dari 3.6 persen. Angka-angka ini menambah tekanan pada biaya hidup dan memicu pertimbangan kebijakan moneter yang lebih agresif.

Kenaikan inflasi memperkuat ekspektasi bahwa RBA mungkin kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan Mei, dengan pasar memperhitungkan level sekitar 4.35 persen atau lebih tinggi. Sisi tenaga kerja juga memberi sinyal campuran, karena iklan pekerjaan ANZ turun 3.1 persen pada Maret, memberikan tanda pelunakan pada pasar tenaga kerja yang dapat menahan sikap hawkish secara menyeluruh.

Secara keseluruhan, kombinasi pelemahan PMI dan lonjakan inflasi menimbulkan dinamika yang perlu diperhatikan untuk arah kebijakan moneter jangka pendek. Apabila kondisi inflasi tetap membandel meskipun pertumbuhan melambat, pasar akan memantau langkah RBA dengan saksama. Titik fokus juga akan berputar pada bagaimana faktor global mempengaruhi tren mata uang risiko.

Dalam kerangka teknikal 15-menit, AUDUSD diperdagangkan sekitar 0.6976 dengan bias jangka pendek mildly bullish karena harga bertahan di atas Moving Average Exponential 200-periode sekitar 0.6927. RSI Stochastic berada di zona tinggi, menandakan momentum kenaikan yang tetap kuat meski berada dalam wilayah overbought jangka pendek.

Support pertama terlihat di 0.6955, dengan risiko penarikan lebih dalam ke 0.6935–0.6927 jika pembalikan terjadi. Di sisi atas, resistance terdekat berada di sekitar 0.6980, dan jika ditembus, target upside berikutnya bisa mencapai 0.7000 sebagai barrier psikologis.

Berdasarkan pola harga saat ini dan data pendukung, skenario naik tetap lebih menonjol selama harga bertahan di atas 0.6935 dan sentimen risiko tetap positif. Break di atas 0.6980 dapat membuka peluang menuju 0.7020, dengan rasio risiko-imbalan yang layak jika stop loss ditempatkan dekat 0.6955. Perlu diingat bahwa analisis teknikal ini terkait dengan klaim bahwa analisis dibantu AI.

broker terbaik indonesia