Analisis oleh Cetro Trading Insight menilai Deputi Gubernur Banxico, Galia Borja, mengindikasikan adanya ruang untuk melanjutkan pemotongan suku bunga. Ruang ini muncul karena lemahnya permintaan domestik, penurunan investasi, serta peso yang menguat terhadap dolar. Data terbaru menunjukkan revisi 4Q GDP ke 0,9% secara kuartalan dan inflasi Februari di 3,92%, menambah konteks bagi jalur kebijakan bank sentral.
Kebijakan pelonggaran bisa memicu dinamika carry trade dan mempengaruhi mata uang komoditas, termasuk MXN. Para pelaku pasar mencatat risiko eksternal seperti kekhawatiran USMCA tetap ada, meskipun peso menunjukkan ketahanan relatif. Perubahan kebijakan Banxico juga berpotensi menimbulkan volatilitas jangka pendek terkait aliran modal lintas batas dan pergeseran risiko global.
Secara umum, pasar menilai bahwa jika Banxico memberi ruang untuk pemangkasan lebih lanjut, peso kemungkinan menghadapi tekanan jangka menengah. Namun kekuatan peso saat ini dan fokus pada stabilitas data domestik menambah faktor pendukung. Investor perlu memantau jalur suku bunga, tenaga kerja, dan dinamika inflasi untuk menilai arah kebijakan selanjutnya.
Rilis final 4Q GDP menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,9% secara kuartalan, lebih tinggi dari ekspektasi. Inflasi Februari yang sedikit lebih tinggi berada di 3,92%, menandakan tekanan harga tetap terkendali namun tidak sepenuhnya menurun. Kombinasi ini memberi sinyal bahwa ekonomi Mexico sedang menstabilkan dinamika pertumbuhan di tengah volatilitas global.
Peso tetap tangguh meski ada kekhawatiran USMCA dan fluktuasi popularitas pejabat pemerintah. Ketahanan peso mencerminkan kombinasi faktor domestik yang positif dan ekspektasi kebijakan moneter yang cenderung lunak. Pasar FX memantau bagaimana perubahan kebijakan Banxico akan memengaruhi arus modal dan pergerakan kurs jangka menengah.
Para pelaku pasar mengikuti bagaimana data domestik dan persepsi kebijakan Banxico mempengaruhi arah pasangan USDMXN. Investor perlu memperhatikan indikator seperti produksi industri dan aktivitas perdagangan untuk memahami arah pasangan tersebut. Stabilitas ekonomi Mexico akan sangat bergantung pada bagaimana peso menyeimbangkan antara suku bunga rendah dan dinamika fiskal.
Ruang kebijakan Banxico yang lebih longgar menambah peluang bagi pelaku pasar untuk membentuk posisi berbasis fundamental. Meskipun pelonggaran dapat menekan peso jika disertai penurunan imbal hasil global, faktor domestik stabil memberikan dukungan. Karena itu, manajemen risiko perlu menjadi prioritas bagi trader USDMXN.
Investor disarankan memantau data ekonomi Mexico berikutnya, seperti angka tenaga kerja, produksi industri, dan lonjakan perdagangan. Reaksi pasar terhadap pernyataan pejabat Banxico serta komentar pemerintah akan menentukan arah pasangan USDMXN. Kondisi global, termasuk dinamika suku bunga AS, meningkatkan kebutuhan atas pendekatan berbasis skenario.
Sebagai konteks publikasi, nama media kami adalah Cetro Trading Insight. Secara umum, strategi berbasis risiko dengan target risiko-imbalan minimal 1:1.5 tetap relevan. Karena tidak ada sinyal aksi beli atau jual yang jelas, pedagang disarankan menjaga eksposur yang terukur sambil menilai peluang sesuai aliran data, dan memanfaatkan pembaruan data berkala untuk menilai volatilitas yang mungkin muncul.