BEI Buka Kembali Perdagangan Empat Saham Setelah Suspensi: ELPI, ROCK, SINI, INDS Berpotensi Rebound

BEI Buka Kembali Perdagangan Empat Saham Setelah Suspensi: ELPI, ROCK, SINI, INDS Berpotensi Rebound

trading sekarang

BEI akhirnya membuka kembali perdagangan empat saham yang sebelumnya diberi status suspensi pada Selasa, 3 Februari 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus informasi dan likuiditas di pasar reguler maupun tunai. Dari sudut pandang investor ritel maupun institusi, keputusan ini menandai fase normalisasi setelah periode suspensi yang cukup panjang.

Empat saham yang kembali diperdagangkan adalah ELPI, ROCK, SINI, dan INDS. Sinyal pembukaan dilakukan menggunakan mekanisme full call auction FCA dan penempatan di papan pemantauan khusus, sebagai bagian dari prosedur normal pasca suspensi. Langkah FCA membantu menentukan harga pembukaan yang lebih mencerminkan permintaan dan penawaran terkini.

Publikasi BEI menyatakan bahwa suspensi atas keempat saham tersebut diberlakukan karena volatilitas tinggi dan untuk melindungi investor. Dengan ini, para pelaku pasar diharapkan memperhatikan dinamika harga dan volume sejak sesi I pembukaan. Cetro Trading Insight akan terus memantau pergerakan saham ini dan menyajikan analisis yang mudah dipahami.

Sebelum jeda perdagangan, ELPI mencatat lonjakan harga signifikan. Saham ini terakhir diperdagangkan di level Rp1.405 per saham, melonjak 24,89 persen, dan mencatat auto reject atas pada Jumat, 30 Januari 2026. Kenaikan tersebut menandakan respons investor terhadap berita industri atau prospek perusahaan.

Sementara itu, ROCK telah dihentikan sejak 20 Januari 2026 dan terakhir diperdagangkan di Rp2.700, dengan ARA 25 persen pada 19 Januari 2026. Hal ini menambah tekanan volatilitas yang mungkin terjadi saat pasar kembali dibuka.

SINI sebelumnya menguat 9,87 persen menjadi Rp19.200, dengan ARA tercatat di papan FCA pada 19 Januari 2026. Begitu pula INDS melonjak 24,17 persen ke Rp745, sebelum berada dalam status suspensi. Kedua saham ini menandakan minat belanja yang tinggi meskipun rilis data atau laporan keuangan belum tersedia.

Kembalinya perdagangan empat saham ini meningkatkan likuiditas namun juga memunculkan volatilitas tinggi. Trader perlu memahami bahwa FCA akan menjadi mekanisme pembukaan yang mencerminkan minat pasar pada saat itu, bukan hanya reaksi harga sebelumnya. Investor perlu meninjau volume transaksi, spread, dan status notasi papan FCA.

Rekomendasi bagi pelaku pasar adalah memantau pergerakan harga sejak sesi I, memperhatikan batas auto rejection (ARA) yang bisa menguatkan arah harga, serta memperhitungkan risiko volatilitas. Strategi trading yang hati-hati disarankan dengan manajemen risiko yang jelas dan rencana aksi jika harga bergerak tajam. Pastikan juga untuk tidak mengandalkan satu faktor saja ketika mengambil posisi.

Karena informasi yang ada lebih bersifat berita pembukaan kembali daripada sinyal teknikal yang jelas, sinyal perdagangan untuk instrumen ini adalah 'no'. Level entry, stop loss, dan take profit tidak dapat ditentukan dengan andal dari data yang tersedia dalam berita ini. Untuk itulah, kami menyarankan pembaca menunggu laporan kinerja lebih lanjut dan konfirmasi rencana aksi BEI sebelum membuat keputusan investasi.

broker terbaik indonesia