
BMRI menegaskan komitmen kuat terhadap pemegang saham dengan membayar dividen tunai final dan interim untuk tahun buku 2025, menandai fase pemulihan ekonomi domestik yang sehat. Total pembayaran tunai mencapai Rp44,47 triliun, dengan dividen final Rp35,14 miliar dan Rp376 per saham, disertai dividen interim Rp9,32 triliun atau Rp100 per saham.
Nilai total dividen tunai 2025 BMRI mencapai Rp44,47 triliun (Rp476 per saham), setara sekitar 79% dari laba bersih perusahaan sebesar Rp56,3 triliun. Kebijakan ini menunjukkan kemampuan BMRI mengubah laba menjadi aliran kas bagi pemegang saham meskipun dinamika pasar sedang berfluktuasi.
Dividen final dan interim akan disalurkan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) dengan recording date 6 dan 12 Mei 2026. Informasi rilis ini membantu investor menyiapkan hak atas pembayaran. Menurut Cetro Trading Insight, langkah BMRI ini kemungkinan akan memberi sinyal positif pada arus masuk portofolio pada sesi perdagangan mendatang.
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Dividen final BMRI | Rp35,14 miliar (Rp376/sh) |
| Dividen interim BMRI | Rp9,32 triliun (Rp100/sh) |
| Total dividen BMRI 2025 | Rp44,47 triliun (Rp476/sh) |
| Laba bersih 2025 BMRI | Rp56,3 triliun |
ASII juga mengumumkan pembagian dividen final 2025 sebesar Rp11,70 triliun, setara Rp292 per saham, melengkapi dividen interim Rp3,96 triliun (Rp98 per saham). Nilai ini menambah aliran tunai bagi pemegang sahamnya di tengah kinerja korporasi grup raksasa tersebut.
Secara total, ASII membagikan dividen tunai 2025 sebesar Rp15,66 triliun (Rp390 per saham). Dividen final berasal dari laba bersih 2025 sebesar Rp32,76 triliun (35,7%), sedangkan sisanya sekitar Rp17,09 triliun dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat neraca dan investasi masa depan.
Dividen ASII akan dialirkan kepada pemegang saham yang namanya tercatat di DPS pada recording date 6 dan 12 Mei 2026. Kebijakan ini diharapkan memberi dukungan likuiditas bagi investor yang memegang saham ASII, dengan catatan bahwa faktor fundamental perusahaan tetap menjadi penentu arah harga, menurut evaluasi dari Cetro Trading Insight.
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Dividen final ASII | Rp11,70 triliun (Rp292/sh) |
| Dividen interim ASII | Rp3,96 triliun (Rp98/sh) |
| Total dividen ASII 2025 | Rp15,66 triliun (Rp390/sh) |
| Laba bersih 2025 ASII | Rp32,76 triliun |