BNP Paribas: AS Diprediksi Tumbuh di Atas Potensi 2026, Dolar Melemah terhadap EUR; EURUSD Menuju 1,21–1,25

BNP Paribas: AS Diprediksi Tumbuh di Atas Potensi 2026, Dolar Melemah terhadap EUR; EURUSD Menuju 1,21–1,25

trading sekarang

BNP Paribas mengemukakan pandangan bahwa ekonomi Amerika Serikat akan tumbuh di atas potensi pada 2026, dengan laju pertumbuhan sekitar 2,4% dan inflasi sekitar 3,3%. Poin utama adalah dorongan permintaan domestik ditambah kebijakan fiskal yang mendukung, meskipun tekanan harga masih menjadi fokus bagi bank sentral. Laporan ini juga menekankan bahwa dinamika ekonomi AS tetap relatif kuat meskipan tantangan global tetap ada. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

Bank sentral AS diprediksi menjaga Federal Funds target range pada 3,5%–3,75% sepanjang periode tersebut. FOMC diperkirakan mengadopsi pandangan dua sisi, siap menaikkan atau menurunkan suku bunga jika diperlukan untuk menjaga inflasi dan pertumbuhan. Langkah ini mencerminkan kehati-hatian kebijakan moneter terhadap risiko keuangan dan gejolak pasar energi yang sedang berlangsung.

Dalam skenario dasar, jalur normalisasi kebijakan dan dinamika geopolitik di Timur Tengah diperkirakan berlangsung secara bertahap. Meskipun tekanan harga tetap, skema ini menekankan stabilitas kebijakan sebagai kunci bagi prospek pertumbuhan. Secara umum, proyeksi BNP Paribas menampilkan skema kebijakan moneter yang tidak radikal dalam beberapa kuartal ke depan.

Analisis berfokus pada arah mata uang, dengan BNP Paribas memprediksi penurunan bertahap nilai tukar dolar terhadap euro. EUR/USD diperkirakan mencapai 1,21 pada kuartal keempat 2026 dan 1,25 pada kuartal keempat 2027, menandakan pergeseran preferensi investor terhadap euro. Prospek ini menunjukkan perubahan volatilitas yang relatif lebih rendah pada jangka menengah.

Rute penurunan nilai dolar ini dipengaruhi oleh normalisasi situasi regional dengan tekanan harga minyak dan tarif impor yang diperkirakan tetap berpengaruh. Meski demikian, depresiasi dolar akan berlangsung secara bertahap, didukung diversifikasi portofolio investor ke aset berdenominasi euro dan aset global lainnya.

Untuk trader dan pelaku pasar, proyeksi ini menyiratkan peluang pada pasangan EURUSD dan instrumen yang sensitif terhadap pergerakan mata uang utama. Namun, arah dan ukuran pergerakan tetap bergantung pada data ekonomi AS dan langkah kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat yang sebenarnya.

Pasar keuangan mungkin melihat tekanan pada spread imbal hasil dan volatilitas kurs yang lebih rendah jika proyeksi ini terwujud. Investor disarankan memantau perubahan harga minyak, dinamika kebijakan moneter global, serta perubahan neraca pembayaran antara AS dan zona euro untuk mengevaluasi risiko.

Strategi praktis mencakup diversifikasi risiko mata uang, pemantauan level teknikal utama pada EURUSD, dan penempatan kerangka risiko yang proporsional dengan profil investasi. Memadukan analisis fundamental dengan manajemen risiko akan membantu menghadapi ketidakpastian kebijakan dan pergerakan pasar.

Jurnalisme Cetro Trading Insight menekankan bahwa analisis ini disusun untuk membantu pembaca memahami konteks makro, bukan saran investasi tunggal. Pembaca didorong untuk memadukan indikator ekonomi, berita geopolitik, dan tujuan investasi pribadi.

banner footer