BoC Diperkirakan Tetap Hold hingga 2026 meski Volatilitas Pasar meningkat akibat Konflik Iran

BoC Diperkirakan Tetap Hold hingga 2026 meski Volatilitas Pasar meningkat akibat Konflik Iran

trading sekarang

Analisis NBC oleh Tim Parsons dan Taylor Schleich menyoroti meningkatnya volatilitas ekspektasi terhadap kebijakan BoC sejak eskalasi konflik di Iran. Pasar sempat menghitung kemungkinan kenaikan suku bunga pada 2026, namun intuisi pasar kembali memprioritaskan sikap menahan kebijakan. Meski begitu, faktor geopolitik dan fluktuasi harga minyak yang berpengaruh terhadap inflasi tetap menjadi fokus utama bagi analis.

Para ahli menilai bahwa arah kebijakan sangat bergantung pada kinerja CPI Kanada yang berada dalam band kendali 1-3 persen. Jika lonjakan harga energi mendorong biaya bensin lebih tinggi, inflasi jangka pendek bisa naik tanpa mengubah kerangka kebijakan jangka menengah. Stabilitas harga tetap menjadi syarat utama bagi keputusan kebijakan jangka menengah.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang relatif lemah serta slack di pasar tenaga kerja memberi ruang bagi BoC untuk menunda kenaikan suku bunga. Pasar tetap fokus pada data CPI dan dinamika harga minyak, sambil menanti sinyal yang lebih jelas dari kebijakan bank sentral. Poin penting lain adalah bagaimana volatilitas ekspektasi berinteraksi dengan jalur kebijakan hingga akhir tahun.

Kenaikan harga minyak telah meningkatkan biaya energi dan berpotensi menekan inflasi headliner, meskipun bank sentral Kanada diperkirakan tetap menjaga kebijakan hold sepanjang 2026 jika CPI tetap pada kisaran 1-3 persen. Analisis menunjukkan bahwa kejutan biaya energi lebih bersifat sementara jika inflasi inti tetap terkendali.

Dalam konteks ini, kebijakan BoC kemungkinan tidak berubah secara signifikan dalam waktu dekat asalkan tekanan harga energi tidak memicu lonjakan inflasi yang melampaui target. Pertumbuhan melambat dan tenaga kerja yang masih longgar memberi ruang bagi bank untuk menilai data lebih lanjut sebelum menaikkan suku bunga.

Bagi investor, volatilitas ekspektasi kebijakan tetap menjadi realitas pasar, sehingga diperlukan manajemen risiko yang hati-hati. Menurut Cetro Trading Insight, fokus utama adalah bagaimana CPI bergerak terhadap kisaran 1-3% dan bagaimana data tenaga kerja mempengaruhi keputusan kebijakan. Dengan demikian, peluang trading pada pasangan CAD bergantung pada rilis data inflasi dan pertumbuhan yang relevan.

broker terbaik indonesia