Ditulis oleh Cetro Trading Insight
Bank of Canada diperkirakan mempertahankan suku bunga di level 2.25% pada rapat hari Rabu, memperpanjang jeda kebijakan yang telah disampaikan sejak Januari. Keputusan tersebut menegaskan sikap berhati-hati para pembuat kebijakan di tengah ketidakpastian global dan tantangan geopolitik saat ini.
Walaupun tekanan harga minyak mentah bisa menambah tekanan inflasi, Kanada tetap merupakan eksportir minyak utama, sehingga peningkatan harga energi bisa mendukung pertumbuhan ekonomi. Proyeksi terbaru menunjukkan gambaran yang lebih lunak untuk perekonomian, dengan pertumbuhan GDP sekitar 1.1% pada 2026, meskipun jalurnya diperkirakan melunak menuju kuartal keempat.
Inflasi mulai menunjukkan perbaikan, dengan CPI diperkirakan mendekati 2% untuk tahun ini. Sementara itu, ukuran inflasi inti masih cenderung berada di atas target secara umum, meskipun ada penurunan di beberapa measur, termasuk CPI-Common, Trimmed, dan Median.
CAD tampak melemah terhadap dolar AS, dengan USD/CAD berada di atas level 1.37. Pasar memperkirakan sekitar 10 basis poin kenaikan BoC sepanjang tahun ini, meskipun kebijakan utama tetap pada jalur berhenti sementara.
Jika momentum bullish kembali, pasangan USD/CAD berpotensi menembus resistance utama sekitar 1.3752 (titik tertinggi Maret), melanjutkan ke 1.3798 yang merupakan SMA 200 hari, dan berupaya tembus 1.3928 sebagai batas atas untuk 2026.
Secara teknikal, RSI berada di sekitar 54 dan ADX sekitar 14, menunjukkan tren yang cenderung tipis namun lebih condong ke sisi kenaikan. Skema risiko-keuntungan mengarahkan pada potensi penguatan lebih lanjut jika price action mendukung, meski kondisi pasar tetap rentan terhadap kejutan eksternal.