BoE Pertimbangkan Pelonggaran Sambil Inflasi Dekati Target; GBPUSD Rebound di Atas 1.3500

BoE Pertimbangkan Pelonggaran Sambil Inflasi Dekati Target; GBPUSD Rebound di Atas 1.3500

Signal GBP/USDBUY
Open1.353
TP1.368
SL1.349
trading sekarang

Dalam dengar pendapat yang diselenggarakan oleh Treasury Select Committee setelah Laporan Kebijakan Moneter Februari, Gubernur BoE Andrew Bailey menyajikan nada yang relatif dovish. Ia menegaskan bahwa ketika inflasi kembali mendekati target, ada ruang untuk pelonggaran kebijakan lebih lanjut. Bailey menyatakan ia akan memasuki pertemuan mendatang dengan pertanyaan terbuka apakah pemotongan suku bunga tepat dilakukan.

Ia menilai bahwa jika tekanan inflasi melemah lebih lanjut dan bergerak menuju target pada April, terdapat peluang untuk penyesuaian kebijakan sepanjang sisa tahun ini. Namun Bailey menekankan bahwa keputusan itu bukan sesuatu yang telah diputuskan sebelumnya dan tetap terbuka untuk evaluasi berkala berdasarkan data terbaru.

Data inflasi terbaru menunjukkan gambaran yang relatif seimbang: inflasi headline sesuai ekspektasi, sementara inflasi barang melunak kemungkinan karena faktor global termasuk dinamika di China, sedangkan inflasi jasa tetap menahan laju kenaikan harga domestik. Kondisi ini menggambarkan bahwa tekanan harga inti masih bisa berlanjut meski ada kejutan positif pada barang.

Kepala Ekonom Huw Pill menyiratkan kehati-hatian yang lebih besar dalam menilai prospek kebijakan. Ia menegaskan bahwa kebijakan masa lalu cenderung terlalu banyak menimbang inflasi pada satu titik waktu saja, bukan mengkaji risiko yang mungkin muncul ke depan.

Menurut Pill, tugas untuk menahan tekanan inflasi belum selesai. Meskipun diskusi beralih ke kemungkinan pelonggaran, ia menekankan bahwa kewaspadaan tetap diperlukan untuk menghadapi risiko ke depan dan pelaksanaan kebijakan tetap memerlukan data yang lebih kuat.

Pandangan ini menempatkan jalur kebijakan pada penilaian berkelanjutan terhadap risiko dan tekanan domestik. Kemungkinan terdapat pemotongan di 2026, tetapi jalurnya tidak otomatis dan akan bergantung pada dinamika inflasi jasa serta faktor domestik lainnya yang berubah seiring waktu.

Reaksi pasar terhadap pernyataan BoE menunjukkan bahwa pound sterling berusaha mendapatkan momentum baru. Investor mencoba menimbang porsi informasi dari pejabat BoE terhadap arah kebijakan dan pergerakan data ekonomi global.

GBPUSD berhasil menguat dan menembus level di atas 1.3500, didorong oleh ekspektasi pasar terhadap potensi pelonggaran serta penurunan kekuatan dolar AS. Pergerakan ini mencerminkan persepsi bahwa risiko bagi pertumbuhan ekonomi meningkat, meskipun volatilitas tetap ada.

Ke depan, pergerakan pasangan mata uang ini akan sangat bergantung pada bagaimana inflasi jasa serta tekanan domestik bergerak dalam beberapa bulan ke depan. Trader disarankan memantau data inflasi mendatang dan perubahan dinamika biaya hidup untuk menilai arah kebijakan secara lebih akurat.

broker terbaik indonesia