BoJ Pertahankan Harapan Kenaikan Suku Bunga, Yen Menguat terhadap USD; Analisa USDJPY Menanti Data Maret-April

BoJ Pertahankan Harapan Kenaikan Suku Bunga, Yen Menguat terhadap USD; Analisa USDJPY Menanti Data Maret-April

Signal USD/JPYSELL
Open156.000
TP154.500
SL157.000
trading sekarang

Cetro Trading Insight melaporkan bahwa Bank of Japan (BoJ) menjaga peluang kenaikan suku bunga tetap hidup meski suasana kebijakan masih berhati-hati. Gubernur BoJ Kazuo Ueda menegaskan bahwa data ekonomi akan diteliti secara seksama sebelum keputusan di rapat Maret dan April, sehingga arah kebijakan tergantung pada perkembangan inflasi dan pertumbuhan. Kebijakan ini mencerminkan keseimbangan antara menjaga stabilitas harga dan mendukung pemulihan ekonomi Jepang.

Penjelasan Ueda menegaskan BoJ tidak menutup peluang tindakan pengetatan jika prospek ekonomi membaik. Dalam wawancara dengan Yomiuri, ia menyatakan bahwa dasar kebijakan adalah melanjutkan kenaikan suku bunga jika peluang tercapainya target ekonomi dan inflasi meningkat. Sinyal tersebut dipandang pasar sebagai pengingat bahwa kebijakan bisa berubah jika data memberikan sinyal yang jelas.

Perkembangan politik sekitar dewan BoJ juga menambah dinamika mata uang. Nominasi Toichiro Asada dan Ayano Sato dinilai mendukung stimulus, sehingga beberapa analis menganggap risiko kebijakan hawkish berkurang. Meski demikian, investor tetap menilai keputusan akan sangat bergantung pada keluaran data makro dan arahan pejabat di beberapa bulan mendatang.

Secara umum, yen menunjukkan kekuatan terhadap dolar AS meski pergerakannya tertahan. USDJPY tertekan setelah dua hari kenaikan dan diperdagangkan mendekati level 156.00 di sesi Eropa, menunjukkan adanya pembalikan kecil atas tekanan sebelumnya.

Pelaku pasar menilai sinyal BoJ yang masih membuka pintu kenaikan suku bunga membuat arah USDJPY lebih beragam. Meski ada dorongan hawkish pada kebijakan, fokus utama tetap pada data ekonomi mendatang yang akan membentuk kecepatan pengetatan kebijakan.

Di sisi dolar indeks, DXY berada di sekitar 97.70 menjelang pembicaraan nuklir AS-Iran di Jenewa. Ketegangan geopolitik dan potensi perubahan kebijakan AS ikut membentuk dinamika USDJPY serta aliran modal global.

Fokus Pasar pada Perundingan Nuklir AS Iran dan Implikasinya

Investasi global menunggu kelanjutan negosiasi antara AS dan Iran terkait program nuklir, yang menambah elemen risiko geopolitik bagi pasar mata uang. Ketidakpastian tersebut cenderung menunda pergerakan besar pada USDJPY karena pelaku pasar menimbang risiko versus peluang likuiditas.

Di dalam konteks kebijakan BoJ dan data ekonomi, investor menilai bagaimana kebijakan moneter Jepang bereaksi terhadap dinamika geopolitik. Rangkaian data Maret-April akan menjadi pondasi arahan kebijakan berikutnya dan preferensi pelaku pasar terhadap yen.

Sekaligus, analisis teknikal dan fundamental menunjukkan peluang penurunan USDJPY dalam jangka pendek jika data memperkuat prospek kenaikan suku bunga BoJ. Rencana trading yang disarankan menempatkan entry di sekitar 156.00, dengan target 154.50 dan stop loss di 157.00, sesuai prinsip manajemen risiko 1:1.5.

broker terbaik indonesia