BUVA Akuisisi Lahan di Bali untuk Perluas Akomodasi Premium dan Nilai Aset

BUVA Akuisisi Lahan di Bali untuk Perluas Akomodasi Premium dan Nilai Aset

trading sekarang

Cetro Trading Insight mencermati langkah berani BUVA untuk memperluas portofolio properti di Bali. Langkah ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap pertumbuhan jangka panjang di segmen pariwisata premium dengan fokus pada kualitas layanan dan pengalaman tamu.

Transaksi dilakukan melalui anak usaha BUVA, PT Bukit Bali Permai, untuk membeli lahan seluas 8.395 meter persegi dengan nilai Rp65,6 miliar. Lahan tersebut diperoleh dari PT Erlangga Prakarsa Mulia Sentosa dan terdiri atas tiga sertifikat hak guna bangunan HGB. Proses pembelian ini menegaskan strategi integrasi aset sebagai bagian dari ekspansi kelompok perseroan.

Lokasinya berdampingan dengan Alila Villas Uluwatu, aset utama BUVA, sehingga dianggap sangat strategis untuk memperluas kapasitas akomodasi serta meningkatkan nilai tambah aset. Rencana ini diharapkan memperkuat portofolio properti premium dan meningkatkan daya saing perseroan di pasar pariwisata kelas atas.

Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi karena BUVA dan pihak penerima lahan memiliki ultimate beneficial owner yang sama, yakni Hapsoro. Pemberitaan ini telah diungkapkan dalam keterbukaan informasi BEI pada Rabu 29 April 2026 dan mencerminkan transparansi pelaporan perusahaan.

Secara tata kelola, penggunaan dana berasal dari realisasi dana hasil rights issue yang dilakukan perseroan pada November 2025. Langkah ini menunjukkan alokasi likuiditas untuk ekspansi aset dan peningkatan kapasitas, sambil menjaga hubungan dengan pemegang saham utama melalui struktur afiliasi yang jelas.

Keterkaitan pihak terkait menuntut pengawasan yang lebih ketat dari dewan komisaris dan komite audit untuk memastikan nilai tambah bagi pemegang saham secara berkelanjutan dan kepatuhan terhadap peraturan pasar modal.

Akuisisi lahan ini diharapkan meningkatkan kapasitas akomodasi BUVA dan memperkuat daya saing perusahaan di segmen pariwisata premium, terutama karena lokasi berkelas di Pecatu yang mendukung kenyamanan tamu dan reputasi merek.

Penambahan aset juga berpotensi meningkatkan nilai properti dan sinergi dengan Alila Villas Uluwatu, sehingga memperkuat rantai nilai perusahaan dalam resort butik mewah dan portofolio properti premium di Bali. Dukungan lokasi yang strategis dapat mempercepat realisasi operasional dan peningkatan pendapatan jangka panjang.

Investors perlu memantau kemajuan implementasi rencana ekspansi ini, bagaimana penggunaan dana rights issue akan terealisasi, serta dampaknya pada arus kas dan prospek pendapatan BUVA di masa mendatang.

banner footer