Nilai CAD bergerak relatif kuat terhadap banyak mata uang utama, namun terhadap USD terlihat mendatar di kisaran 1.3740 saat sesi Eropa. Hal ini mencerminkan pasar yang menilai keseimbangan antara permintaan terhadap dolar AS dan faktor fundamental Kanada. Investor juga mengamati dinamika produksi dan ekspor minyak Kanada yang menjadi kunci utama daya tahan CAD.
Lonjakan harga minyak sebelumnya meningkatkan arus masuk modal asing ke ekonomi Kanada karena negara ini adalah eksportir minyak terbesar ke AS. Ketika pasokan minyak terlihat lebih terkelola, aliran modal asing cenderung menguat, memberikan dukungan bagi CAD meski USD tetap menunjukkan kekuatan. Kondisi ini menambah bobot pada tren CAD di tengah volatilitas pasar mata uang global.
Kebijakan ekonomi Kanada juga mempengaruhi pergerakan CAD, dengan fokus pada bagaimana inflasi dan pertumbuhan ekonomi saling mempengaruhi. Dalam konteks tersebut volatilitas minyak menjadi salah satu faktor utama yang bisa menggeser arah CAD ke depan. Secara umum, para pelaku pasar menilai bahwa kombinasi ini akan membentuk arah CAD dalam beberapa pekan ke depan.
Harga minyak mengalami retrace karena tanda-tanda pasokan global yang lebih terjaga dan kekhawatiran overhang suplai yang menipis. Perubahan ini menekan dorongan kenaikan bagi mata uang yang sensitif terhadap minyak seperti CAD. Meskipun demikian, pemulihan relatif pada sektor energi tetap menjadi faktor penopang bagi ekonomi Kanada.
Berita mengenai potensi pelonggaran sanksi minyak Iran dan komentar pejabat AS tentang kemungkinan penghapusan sanksi menambah ketidakpastian suplai. Fenomena geopolitik ini meningkatkan volatilitas pasar energi dan memberikan dampak silang terhadap pergerakan USDCAD. Pasar menilai bahwa efeknya bisa mengubah peta risiko pasokan minyak dalam beberapa bulan mendatang.
Dengan BoC didorong untuk menahan suku bunga lebih lama karena tekanan inflasi dan perlunya menjaga pertumbuhan, CAD cenderung mempertahankan posisi relatifnya. Sementara itu dolar AS tetap didorong oleh ekspektasi jeda panjang pada siklus pengetatan, yang menjaga jarak antara keduanya. Secara keseluruhan, pergerakan USDCAD berada dalam kisaran yang tidak memberi sinyal jelas untuk aksi trading pada saat ini.
Pasar menantikan keputusan BoC yang diperkirakan menahan suku bunga untuk periode lebih lama karena risiko inflasi dan perlunya menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi. Hal ini memberi CAD peluang untuk menjaga kekuatannya tanpa mengejar kenaikan tajam. Dalam jangka pendek, dinamika kebijakan domestik menjadi tulang punggung arah pasar FX terhadap USDCAD.
Dolar AS terpantau menguat secara umum, dengan pasar memperkirakan jeda panjang pada siklus pengetatan Federal Reserve dan risiko inflasi yang masih tinggi. Indeks dolar bereskal hingga mendekati level 99.3, menambah tekanan pada mata uang regional termasuk USDCAD. Investor tetap fokus pada data inflasi dan pernyataan bank sentral untuk mengukur langkah berikutnya.
Dalam analisis Cetro Trading Insight, kami melihat bahwa peluang aksi perdagangan yang jelas belum terbentuk karena sinyal teknikal dan fundamental belum selaras. Karena itu rekomendasi saat ini adalah menahan posisi pada USDCAD hingga ada pemicunya. Secara keseluruhan, perkembangan pasar tetap dinamis dan membutuhkan pemantauan data ekonomi serta keputusan bank sentral untuk membentuk arah trading selanjutnya.