CAD Menguat Mengalahkan USD: USD/CAD Turun ke 1.37 Dipicu Kekuatan CAD, Sinyal USMCA dan Data Makro

CAD Menguat Mengalahkan USD: USD/CAD Turun ke 1.37 Dipicu Kekuatan CAD, Sinyal USMCA dan Data Makro

Signal USD/CADSELL
Open1.370
TP1.345
SL1.385
trading sekarang

Penutupan sesi perdagangan hari ini menunjukkan CAD memimpin kelompok mata uang G10, mengungguli USD secara relatif. Laporan dari Rabobank menempatkan USD berada pada posisi ketiga dalam kinerja harian, sementara CAD menunjukkan kekuatan yang lebih besar. Pasangan USD/CAD turun mendekati level 1.37, menandai dinamika CAD yang lebih kuat pada hari itu.

Molly Schwartz, strategist Rabobank, mengaitkan pergerakan ini dengan optimisme terhadap penyelesaian isu perdagangan Kanada, termasuk sektor susu yang diatur supply-managed. Pasar juga menimbang kemunculan komentar pejabat terkait kemajuan negosiasi. Sinyal umum menunjukkan Kanada ingin bekerja menuju solusi sambil melanjutkan pembahasan USMCA.

Di sisi lain, kenaikan harga minyak kemarin turut mendorong imbal hasil US Treasuries lebih tinggi, dengan bias kurva sedikit menekuk. Pergerakan imbal hasil 2 tahun naik sekitar 1.2 bp dan 10 tahun naik sekitar 2.2 bp, mengindikasikan respons pasar terhadap dinamika risiko. Secara keseluruhan, CAD mengungguli USD sebesar sekitar 0.28% sepanjang hari, memberikan sinyal kuat bagi kelemahan relatif USD terhadap CAD.

Impak USMCA dan Kebijakan Kanada

LeBlanc, Menteri Perdagangan Kanada, menegaskan kesiapan negara itu untuk menyelesaikan sejumlah isu perdagangan yang tersisa, termasuk konflik terkait dairy supply-managed. Pernyataan ini menambah nuansa positif terhadap hubungan perdagangan Kanada-AS menjelang tinjauan USMCA. Pasar menilai adanya ruang negosiasi yang konstruktif meski tantangan di sektor tertentu tetap ada.

Dalam konteks USMCA, Greer masih akan memimpin diplomasi menuju isu-isu inti yang akan dibahas di Mexico City sebelum pertemuan tingkat lanjut. Upaya ini diposisikan sebagai bagian dari evolusi hubungan perdagangan antara Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko. Perkembangan ini berpotensi mempengaruhi aliran perdagangan serta alokasi risiko di pasar valuta asing.

Data domestik Kanada juga menjadi fokus para pelaku pasar: laporan housing starts untuk Maret diperkirakan mencapai 258.000 unit, melanjutkan pertumbuhan dari 250.9 ribu sebelumnya. Sementara itu, data International Securities Transactions untuk Februari diperkirakan dirilis dengan angka CAD 46.73 miliar. Kombinasi data rumah tangga dan arus modal dapat menambah arah bagi CAD ke depan.

Dinamika Pasar Makro: Minyak, Imbal Hasil, dan Sinyal Perdagangan

Harga minyak yang lebih tinggi kemarin berperan dalam dorongan terhadap imbal hasil obligasi AS, dengan ekspektasi pertumbuhan ekonomi global yang tetap menjadi fokus. Kenaikan harga komoditas ini berkorelasi dengan pergerakan pasar obligasi dan mata uang, menambah kompleksitas bagi pergerakan USD/CAD. Secara teknis, CAD mendapat dukungan dari dinamika komoditas yang lebih kuat dibanding USD.

Secara umum, pertemuan antara volatilitas minyak, data ekonomi, dan dinamika kebijakan membuat CAD terlihat lebih menarik relatif terhadap USD pada hari tersebut. Meski USD secara historis tetap menjadi patokan risiko global, kekuatan CAD pada hari itu menunjukkan preferensi pasar menuju cedera risiko yang lebih rendah bagi CAD. Perubahan sentimen tersebut tercermin pada pergerakan USD/CAD yang lebih rendah di penutupan.

Analisis sinyal trading menghasilkan rekomendasi jual untuk pasangan USD/CAD dengan open 1.37, target profit 1.345, dan stop loss 1.385. Rasio risiko/imbalan sekitar 1.67:1, memenuhi kriteria minimal 1:1.5. Sinyal ini mengasumsikan kelanjutan pelemahan USD terhadap CAD jika faktor fundamental tetap mendominasi dan tingkat likuiditas mendukung posisi tersebut.

broker terbaik indonesia