CAD Terdukung Harga Minyak di Atas $100, Namun Dolar AS Tetap Menahan Performa: Analisis USD/CAD oleh Commerzbank

CAD Terdukung Harga Minyak di Atas $100, Namun Dolar AS Tetap Menahan Performa: Analisis USD/CAD oleh Commerzbank

trading sekarang

Analisis terkini menunjukkan CAD mulai memperoleh dukungan dari peningkatan harga minyak. Ketika harga minyak bertahan di atas 100 dolar per barel, CAD bisa memperoleh manfaat melalui perbaikan selisih suku bunga riil dibandingkan dengan Eropa. Namun, hambatan struktural dan keterkaitan erat dengan dolar AS tetap membatasi potensi penguatan CAD secara berkelanjutan.

Faktor energi menjadi tes penting bagi CAD karena hubungan historis antara minyak mentah dan daya tarik relatif mata uang. Jika energi tetap berada pada level tinggi, perbaikan real rate relatif terhadap euro dapat terjadi karena kebijakan moneter Eropa yang cenderung berhati-hati. Imbasnya, perbedaan antara CAD dan mata uang Eropa bisa meningkat meski CAD tidak menguat secara dramatis.

Dalam skenario tersebut, EUR/CAD bisa turun jika kejutan harga energi berlanjut, karena CAD mendapatkan keuntungan dari term of trade yang lebih baik dan pelemahan euro. Sementara USD/CAD diperkirakan tidak mengalami penurunan signifikan hingga paruh kedua tahun berjalan; prospek itu menambah kehati-hatian terhadap pergerakan CAD. Secara keseluruhan, pergerakan CAD tetap sensitif terhadap minyak, pertumbuhan global, dan arah dolar AS.

Pergerakan CAD juga dipengaruhi oleh perbedaan suku bunga riil antar wilayah. Jika minyak tetap tinggi dan tekanan inflasi mereda secara bertahap, selisih real yield versus Eropa bisa membaik meski kebijakan ECB masih berhati-hati karena kinerja ekonomi yang relatif lemah.

Namun, keterkaitan CAD dengan USD membatasi responsnya. Meski dorongan minyak memberi sinyal positif, ketergantian pada dolar AS menjaga CAD dari kenaikan yang terlalu cepat di pasar tertentu.

Dalam konteks USD/CAD dan EUR/CAD, proyeksi jangka menengah menunjukkan bahwa level penurunan berkelanjutan untuk USD/CAD kemungkinan tidak terwujud hingga paruh kedua tahun ini.

Proyeksi USD/CAD sekitar 1.37 untuk H1 2026 menandai bahwa CAD bisa bertahan dalam kisaran tertentu meski tekanan minyak tetap tinggi. Para trader perlu mempertimbangkan interaksi minyak dan dolar AS sebagai faktor utama yang mempengaruhi arah pasangan ini.

Gas minyak yang tinggi tetap menjadi pendorong utama bagi CAD, namun risiko geopolitik serta volatilitas global membatasi langkah kenaikan. Pelaku pasar sebaiknya memantau rilis data inflasi, laporan neraca perdagangan Kanada, dan pernyataan pejabat bank sentral untuk menilai arah risiko.

Untuk manajemen risiko, disarankan menjaga proporsi risiko seimbang dan menghindari eksposur berlebihan pada satu sisi pasar. Cetro Trading Insight menyarankan investor mengikuti perkembangan harga minyak dan dolar AS untuk membuat keputusan yang lebih terinformasi.

broker terbaik indonesia