CBRE melangkah ke babak baru dengan gebrakan nyata: mengakuisisi kapal Gunanusa Hai Long 106, kapal raksasa bertipe Pipe Laying and Lifting Vessel yang kini berbendera Indonesia dan terdaftar atas nama perseroan sejak 19 Desember 2025. Langkah ini menandai pergeseran strategis menuju penguatan kapasitas operasional di sektor offshore. Dengan aset berkelas dunia ini, CBRE menegaskan komitmen untuk memperluas portofolio dan memperbesar peluang pendapatan jangka panjang.
Sejak akuisisi, kapal ini telah dimasukkan dalam laporan keuangan kuartal IV-2025, memberikan sinyal positif terhadap evaluasi kinerja. CBRE menilai kehadiran kapal ini dapat menambah kontribusi terhadap pendapatan serta meningkatkan stabilitas arus kas. Pencatatan aset ini juga menunjukkan respons manajemen terhadap dinamika pasar energi yang memerlukan dukungan kapasitas operasional yang lebih luas.
Sebagai bagian dari strategi diversifikasi, kepemilikan kapal Gunanusa Hai Long 106 turut memperluas letak aset perseroan ke bidang layanan kapal penunjang offshore. Kepemilikan atas kapal ini juga diharapkan meningkatkan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham dan memperkaya opsi investasi di masa depan. Manajemen menyatakan keyakinan bahwa tambahan aset dapat memperkuat ketahanan usaha menghadapi volatilitas pasar energi.
CBRE sebelumnya mengumumkan akuisisi kapal ini dengan harga 100 juta dolar AS, setara sekitar Rp1,7 triliun berdasarkan kurs saat ini. Pembiayaan utama berasal dari skema rights issue yang tengah disiapkan untuk memperkuat modal perseroan. Rencananya, rights issue bisa mencapai maksimal 12,7 miliar saham dengan harga pelaksanaan antara Rp100 hingga Rp150 per saham.
Dengan skema tersebut, CBRE berpotensi meraih dana sekitar Rp1,27 hingga Rp1,91 triliun. Dana tambahan ini diharapkan mampu menyehatkan neraca sambil memperkuat kapasitas operasional untuk proyek proyek offshore. Transaksi ini juga menunjukkan upaya perseroan menjaga pertumbuhan tanpa mengorbankan stabilitas keuangan jangka panjang.
Sebagian besar pembiayaan akuisisi berasal dari rights issue, sehingga perusahaan menegaskan fokus pada keseimbangan antara pertumbuhan dan stabilitas keuangan. Langkah tersebut juga mengindikasikan komitmen CBRE terhadap peningkatan kapasitas operasional tanpa mengabaikan risiko likuiditas. Investor disarankan mencermati jadwal pelaksanaan dan rincian harga pelaksanaan yang akan diumumkan berikutnya.
Kehadiran kapal Gunanusa Hai Long 106 diproyeksikan meningkatkan kapasitas layanan CBRE pada proyek offshore yang sedang berjalan maupun yang akan datang. Aset kapal penunjang ini berpotensi memperluas arus pendapatan serta memperbaiki margin melalui proyek-proyek berskala besar. Investor sebaiknya menilai sinergi antara aset baru dan portofolio layanan perseroan yang sudah ada.
From sisi keuangan, dampak aktual akan tergantung pada progres proyek-proyek offshore dan tingkat utilisasi kapal. CBRE menegaskan bahwa aset baru ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang tanpa mengorbankan stabilitas neraca. Pasar juga akan memantau bagaimana akselerasi operasional diterjemahkan dalam laporan keuangan berikutnya.
CBRE berkomitmen memantau performa kapal serta respons pasar terhadap rights issue yang direncanakan. Perusahaan akan memberi pembaruan resmi mengenai jadwal, harga pelaksanaan, dan aliran dana yang masuk. Secara keseluruhan, langkah ini dinilai relevan dengan dinamika industri energi Indonesia dan kebutuhan infrastruktur offshore.