Cetro Trading Insight: Pasar Global Menimbang Rilis CPI AS dan Data Ekonomi Global

Cetro Trading Insight: Pasar Global Menimbang Rilis CPI AS dan Data Ekonomi Global

trading sekarang

Pasar global terlihat tenang menjelang rilis data CPI AS untuk Maret. Investor menanti angka inflasi yang menjadi penentu arah kebijakan moneter selanjutnya. Selain itu, perhatian pasar juga tertuju pada data ketenagakerjaan Kanada untuk Maret dan pembacaan preliminary University of Michigan Sentiment untuk April.

Setelah reli risiko di hari Rabu, Kamis membawa nada berhati-hati seiring keraguan terhadap kelangsungan perjanjian gencatan senjata antara AS dan Iran. Meski demikian, indeks dolar AS mengalami sedikit penurunan harian, sementara sebagian besar indeks Wall Street menguat antara 0,5% hingga 0,7%. Sentimen pasar yang lebih konstruktif juga terlihat di beberapa sektor berisiko meskipun ada ketidakpastian regional.

Di sisi lain, harga minyak mentah beranjak lebih tinggi meskipun gerakannya akhirnya datar mendekati level 92 dolar per barel. Dalam perkembangan geopolitik, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan rencana untuk memulai negosiasi langsung dengan Lebanon terkait disarmament Hezbollah dan upaya perdamaian formal. Namun ia kemudian menegaskan bahwa belum ada gencatan senjata di Lebanon dan operasi militer terhadap Hezbollah akan dilanjutkan.

Emas bergerak naik sekitar 1% pada Kamis sebelum momentum pemulihannya berkurang menjelang rilis data berikutnya. XAU/USD diperdagangkan dalam kisaran sempit sekitar 4.750 dan para pelaku pasar menilai arah selanjutnya secara hati-hati. Analisis teknikal menunjukkan volatilitas rendah meskipun ada dukungan dari status sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

EUR/USD berhasil menguat untuk empat hari berturut-turut sebelum memasuki fase konsolidasi di sekitar 1.1700. Data ekonomi yang diikuti pasar dapat memicu volatilitas lebih lanjut, sementara fokus investor tetap tertuju pada tindak lanjut kebijakan moneter Eropa dan implikasi CPI AS terhadap yield jangka panjang.

USD/CAD pulih secara bertahap dan diperdagangkan sekitar 1.3830 setelah menyentuh level terendah dua minggu di sekitar 1.3800. Pergerakan ini dipengaruhi sentimen risiko secara umum dan juga pemantauan terhadap data Kanada yang diperkirakan meningkat, seiring dengan perkembangan harga minyak yang tetap relevan bagi pasangan ini.

Ketegangan regional dan negosiasi antar negara menjadi fokus berikutnya bagi para trader. Perdana Menteri Israel mengumumkan upaya negosiasi langsung dengan Lebanon secepat mungkin dengan fokus pada disarmament Hezbollah dan pencapaian perdamaian formal. Meski demikian, pejabat Israel menegaskan bahwa belum ada gencatan senjata di Lebanon dan operasi militer akan dilanjutkan jika diperlukan untuk menjaga keamanan regional.

Presiden AS menyoroti peran Iran dalam aliran minyak melalui Hormuz serta bagaimana dinamika geopolitik dapat memengaruhi harga energi. Pasar menilai bahwa risiko pasokan dapat meningkat jika jalur penting minyak terpengaruh, meskipun proyeksi produksi dan kapasitas penyimpanan global memberi beberapa bantalan terhadap gangguan jangka pendek.

BoJ Deputy Governor Ryozo Himino menegaskan bahwa ekonomi Jepang tidak berada dalam stagflation dan menggarisbawahi bahwa konflik berkepanjangan di Timur Tengah bisa menekan pertumbuhan sambil mempercepat inflasi. Komentar ini menambah kompleksitas terhadap pandangan kebijakan bank sentral Jepang dalam konteks risiko geopolitik dan dinamika harga energi dunia.

broker terbaik indonesia