China diperkirakan akan merilis neraca perdagangan Februari pada 03:00 GMT. Data ini sangat dinantikan karena ukuran ekspor-impor China memengaruhi arus perdagangan global dan sentimen pasar valuta asing. Neraca perdagangan diperkirakan membengkak menjadi sekitar 179.60 miliar dolar dibandingkan 114.10 miliar pada pembacaan sebelumnya. Ekspor diproyeksikan naik 7.1% secara tahunan, sedangkan impor diproyeksikan meningkat 6.3% YoY. Informasi ini memberi bobot pada persepsi risiko dan permintaan komoditas yang berdampak pada AUD. Menurut tim analisis Cetro Trading Insight, respons pasar akan bergantung pada apakah angka rilis benar-benar menunjukkan peningkatan aktivitas perdagangan.
Pengaruh terhadap AUDUSD terlihat dari bagaimana data China memicu dinamika permintaan global terhadap perdagangan. Pasar forex tetap waspada karena AUD sensitif terhadap perubahan prospek ekonomi mitra dagang utama Australia. Selain itu, pergerakan pasar juga dipengaruhi sentimen risiko secara luas dan volatilitas yang bisa meningkat sebelum rilis resmi.
Jika data China ternyata lebih baik dari ekspektasi, potensi penguatan AUD bisa muncul. Hambatan teknikal terdekat berada di level 0.7136 (high 26 Februari), diikuti 0.7147, dan target berikutnya di sekitar 0.7200 jika momentum positif berlanjut. Level-level ini menjadi acuan bagi para trader untuk menilai arah jangka pendek hingga menengah.
Secara teknis, AUDUSD saat ini menunjukkan tekanan turun seiring penguatan USD akibat ketidakpastian geopolitik di wilayah Timur Tengah. Pergerakan harga berpotensi tertekan menuju area resistensi di sekitar 0.7136, sementara 0.7147 berfungsi sebagai konfirmasi kekuatan sentimen. Jika harga menembus di atas 0.7147, peluang kenaikan menuju 0.7200 bisa meningkat secara bertahap.
Data China yang lebih kuat dari ekspektasi akan meningkatkan peluang rebound AUD, karena permintaan impor China dapat mengangkat ekspor Australia dan daya beli global. Namun, jika laporan menunjukkan hasil yang lemah, risiko penurunan lanjutan bisa muncul dengan target terdekat di sekitar level 0.7000-an, tergantung pada dinamika USD dan kebijakan moneter global.
Trader disarankan untuk memantau pergerakan harga dekat level kunci tersebut sambil menerapkan manajemen risiko yang prudent. Pemantauan rilis data, berita geopolitik, serta komentar bank sentral akan membantu menilai kelanjutan tren dan potensi pembalikan. Cetro Trading Insight menyarankan evaluasi posisi secara berkala sesuai volatilitas pasar.
Untuk rilis data besar seperti neraca perdagangan China, pendekatan manajemen risiko yang terukur sangat dianjurkan. Gunakan ukuran posisi yang tepat, pasang stop loss yang logis, dan tetapkan target profit minimal 1:1.5 untuk menghadapi volatilitas. Sesuaikan ukuran posisi dengan volatilitas harian dan profil risiko akun Anda.
Perlu diingat bahwa pergeseran kebijakan moneter dan dinamika geopolitik dapat memperparah volatilitas pada AUDUSD. Kekuatan USD akibat berita geopolitik sering kali meningkatkan risiko bagi posisi long AUD jika data China mengecewakan. Diversifikasi portofolio dan evaluasi risiko menjadi kunci dalam menghadapi hari rilis.
Artikel ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca. Data resmi dari otoritas China akan membentuk realisasi pergerakan harga; gabungkan analisa fundamental dengan analisa teknis untuk menyeimbangkan panduan trading Anda.